Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Musiman, Tarif Bus Damri Akan Naik 30 Persen

Muhammad Sholehudin Al Ayubi • Kamis, 21 Maret 2024 | 17:09 WIB
KENAIKAN HARGA TIKET: Masyarakat yang akan mengguna-kan jasa damri. Jelang mudik Lebaran, tiket damri pun akan mengalami kenaikan.
KENAIKAN HARGA TIKET: Masyarakat yang akan mengguna-kan jasa damri. Jelang mudik Lebaran, tiket damri pun akan mengalami kenaikan.

TELUK BAYUR – Perusahaan Umum (Perum) Damri Cabang Berau memastikan tarif kendaraan bus damri akan mengalami kenaikan hingga 30 persen pada puncak mudik Lebaran April mendatang. Hal itu seiring dengan kualitas pelayanan yang turut ditingkatkan.

Disampaikan Koordinator Terminal Rinding, Sofyan, pihaknya telah melakukan penambahan kursi menjadi 30 seat dari sebelumnya hanya 19 seat. Serta sudah ditunjang dengan full AC selama perjalanan.

Adapun untuk tujuan Tanjung Selor-Berau-Samarinda masih di harga normal, yakni Rp 330 ribu. Di mana harga tersebut hanya berlaku sejak 12-27 Maret saja. Untuk selanjutnya akan diberlakukan harga baru atau ada kenaikan harga tiket bus damri.

Adapun kenaikan tersebut sekitar 15 persen, menjadi Rp 380 ribu yang berlaku 1-4 April. Selanjutnya, pada puncaknya diberlakukan kenaikan lagi sebesar 30 persen menjadi Rp 429 ribu, pada 5-13 April mendatang. Dengan jadwal keberangkatannya seperti biasa, yakni setiap hari Senin, Rabu, Jumat, Minggu pada pukul 17.00 Wita.

“Semakin mendekati libur Lebaran tentu harganya akan semakin tinggi,” bebernya.

Sementara itu, kenaikan tarif juga berlaku untuk tujuan Berau-Tanjung Selor menjadi Rp 80 ribu dari sebelumnya Rp 50 ribu. Sedangkan, untuk jam keberangkatan masih sama yakni, 9.15 Wita.

Sejatinya kenaikan tarif kendaraan umum tersebut disebutnya telah naik sejak 5 Februari lalu. “Ada kenaikan Rp 30 ribu untuk tujuan Berau-Tanjung Selor,” ungkapnya.

Selain itu, khusus rute antarkota pihaknya hanya melayani ke Kecamatan Tanjung Batu. Ke depan juga akan mengalami penyesuaian kenaikan tarif. Sebab, tidak sedikit masyarakat yang memilih menggunakan jasa bus damri untuk melanjutkan perjalanan mudik ataupun berwisata ke Pulau Derawan.  

“Karena penumpang pun nanti saat mudik ada yang menggunakan damri untuk melanjutkan perjalanan ke Derawan untuk berwisata,” tuturnya.

Terpisah, salah seorang pengguna bus damri, Sari mengaku sedikit keberatan dengan adanya kenaikan harga bus damri tersebut. Namun, diakuinya memang setiap menjelang Lebaran tiket bus damri selalu ada kenaikan harga.

“Setiap tahun saya mudik ke Samarinda menggunakan bus damri. Memang menjelang lebaran ada kenaikan, tapi jangan sampai terlalu memberatkan penumpang,” katanya. (*/aja/arp) 

 
Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi
#berau #damri