
BERAU POST – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau menyambut positif sinyal Kementerian Pertanian (Kementan) yang membuka peluang bantuan sarana produksi pertanian (saprodi) dan alat mesin pertanian (alsintan) untuk Berau.
Sinyal tersebut disampaikan tim Kementan saat melakukan kunjungan ke Berau beberapa waktu lalu. Tawaran itu dinilai menjadi peluang yang perlu segera ditindaklanjuti pemerintah daerah khususnya perangkat daerah terkait, dengan menyampaikan kebutuhan riil petani di lapangan.
Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mengatakan, dukungan berupa alsintan dan sarana produksi menjadi kebutuhan penting untuk mendorong produktivitas sektor pertanian.
Terlebih Berau memiliki potensi lahan pertanian yang cukup luas. “Lahan di Berau cukup luas,” ujarnya Senin (17/8).
Menurutnya, pengadaan sejumlah kebutuhan pertanian saat ini tidak lagi sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah daerah melalui APBD.
Kebijakan tersebut membuat pemerintah daerah perlu lebih aktif melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi.
“Alat pertanian ini sudah tidak bisa di APBD,” katanya.
Sumadi menjelaskan, kondisi tersebut berkaitan dengan pembagian kewenangan dalam pengadaan dan penyediaan bantuan pertanian.
Karena itu, ia berharap kewenangan tersebut dapat kembali diberikan kepada daerah, sehingga pemerintah kabupaten bisa lebih leluasa menyesuaikan bantuan dengan kebutuhan petani.
“Harapan kami kewenangan segera dikembalikan ke daerah,” tegasnya.



