BERAU POST – Pemerintah Kabupaten Berau terus mengupayakan dukungan pemerintah pusat untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana transportasi darat.
Sejumlah usulan disampaikan Bupati Berau, Sri Juniarsih, saat melakukan audiensi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, Kamis (8/10) lalu.
Dalam pertemuan tersebut, Sri Juniarsih bertemu langsung dengan Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub RI, Aan Suhanan. Audiensi itu turut didampingi Kepala Dinas Perhubungan Berau Rusnan Hefni beserta jajarannya.
Beberapa usulan yang disampaikan Pemkab Berau, di antaranya pengadaan bus untuk anak sekolah, pengembangan layanan Bus Trans Berau, penerangan jalan umum (PJU), serta dukungan sarana dan prasarana transportasi darat lainnya.
Bupati mengatakan, dukungan pemerintah pusat diperlukan untuk membantu memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat.
Menurutnya, ketersediaan sarana transportasi yang memadai dapat mempermudah mobilitas warga, terutama dalam menunjang aktivitas sehari-hari.
“Selain untuk kepentingan masyarakat, peningkatan konektivitas darat juga dinilai penting bagi pengembangan pariwisata Berau,” terangnya.
Lanjutnya, Berau memiliki sejumlah destinasi unggulan yang menjadi daya tarik wisatawan termasuk kawasan yang masuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
Salah satu kawasan yang menjadi perhatian adalah Pulau Maratua, yang selama ini dikenal sebagai destinasi wisata andalan Berau dengan potensi menarik wisatawan dari dalam maupun luar negeri.
Karena itu, Pemkab Berau berharap usulan yang telah disampaikan kepada Kemenhub dapat memperoleh perhatian dan dukungan, sehingga kebutuhan transportasi di daerah bisa dipenuhi secara bertahap.
“Kami berharap apa yang kami sampaikan dan kami mohonkan dapat menjadi perhatian dan diprioritaskan, sehingga dapat direalisasikan untuk mempermudah akses masyarakat sekaligus menunjang konektivitas menuju kawasan pariwisata di Kabupaten Berau,” ujarnya.
Pemkab Berau berharap dukungan dari pemerintah pusat dapat membantu mendorong pemerataan layanan transportasi, sekaligus meningkatkan akses menuju sejumlah wilayah yang memiliki potensi pariwisata.
Pengembangan transportasi darat tersebut juga diharapkan dapat mendukung aktivitas masyarakat dan memperkuat konektivitas antarkawasan di Kabupaten Berau.
Sebelumnya, Dishub Berau terus mematangkan program pengembangan angkutan umum dan bus sekolah. Dalam waktu dekat, usulan tersebut akan dibawa ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mendapatkan dukungan bantuan armada.
Kepala Dishub Berau, Rusnan Hefni, mengatakan, pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan dasar sebagai bagian dari pengembangan sistem transportasi darat di Kabupaten Berau. Salah satunya dengan menyusun jaringan transportasi darat untuk tahun 2026.
“Untuk Dishub sendiri telah melakukan persiapan dasar, yaitu membuat jaringan transportasi darat di tahun 2026,” ujarnya.
Menurutnya, penyusunan jaringan tersebut menjadi salah satu dasar dalam mengupayakan bantuan kendaraan dari pemerintah pusat.
Dishub Berau mengusulkan bantuan berupa bus angkutan umum maupun bus yang diperuntukkan bagi pelajar.
Komponen yang diusulkan nantinya mencakup bus sekolah dan bus angkutan umum.
Keberadaan armada tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat, sekaligus memperluas akses transportasi bagi pelajar di sejumlah wilayah.
Rusnan menjelaskan, skema awal pengadaan armada dibagi berdasarkan karakteristik wilayah Kabupaten Berau. Pembagian tersebut mencakup empat kawasan, yakni pesisir, pedalaman, perkotaan, dan kepulauan.
Untuk wilayah pesisir, Dishub Berau mengusulkan dua unit bus. Sementara wilayah pedalaman juga mendapat alokasi usulan sebanyak dua unit. Kemudian, dua unit lainnya direncanakan untuk kawasan perkotaan dan dua unit untuk wilayah kepulauan.
Dengan skema awal tersebut, total terdapat delapan unit armada yang akan diusulkan kepada Kemenhub. Namun, jumlah tersebut masih menjadi bagian dari pembahasan dan pengajuan sehingga pelaksanaannya tetap menyesuaikan kebijakan serta dukungan pemerintah pusat.
Pihaknya berharap pengembangan jaringan angkutan umum tersebut tidak hanya memberikan manfaat terhadap mobilitas masyarakat.
Lebih jauh, keberadaan transportasi yang lebih terintegrasi diharapkan dapat menunjang sektor-sektor strategis di Berau.
“Diharapkan sektor pariwisata dan pertanian juga bisa terdorong,” jelasnya.
Menurut Rusnan, dukungan transportasi menjadi salah satu kebutuhan dalam menghubungkan masyarakat dengan berbagai pusat aktivitas, terutama di daerah yang memiliki jarak cukup jauh dari pusat perkotaan maupun kawasan pelayanan publik.
Melalui pengajuan ke Kemenhub, Dishub Berau berharap program bus sekolah dan angkutan umum dapat memperoleh dukungan sehingga rencana pengembangan jaringan transportasi darat bisa direalisasikan secara bertahap. (aja/sam)
Editor : Nurismi