BERAU POST — Pemerintah Kabupaten Berau membuka peluang bagi pelaku usaha dan masyarakat untuk membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) maupun Pertashop di wilayah yang selama ini belum memiliki fasilitas penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM).
Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengatakan, pemerintah daerah mendorong keterlibatan pihak ketiga untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan BBM, termasuk di wilayah kampung dan pesisir.
Menurutnya, peluang tersebut dapat dimanfaatkan para pengusaha lokal untuk membuka usaha penyaluran BBM di daerah yang kebutuhan masyarakatnya belum sepenuhnya terlayani.
“Kita membuka peluang bagi pengusaha, silakan bagi pengusaha yang berminat untuk berinvestasi, sehingga masyarakat di daerah tersebut lebih mudah mendapatkan BBM,” kata Gamalis, belum lama ini.
Diakunya, keputusan pelaku usaha untuk berinvestasi dalam pembangunan fasilitas penyaluran BBM tidak terlepas dari pertimbangan bisnis. Apalagi besar kecilnya margin keuntungan yang dapat diperoleh dari usaha itu jadi perhitungan.
Margin yang dinilai terlalu kecil tentunya membuat sebagian pengusaha berhati-hati untuk menanamkan modal pada pembangunan SPBU maupun Pertashop, terutama di wilayah yang memiliki tantangan geografis.
“Kadang-kadang pengusaha itu ketika melihat margin yang terlalu kecil, mereka tidak terlalu berani untuk melakukan investasi ke arah situ,” katanya.
Meski begitu, Pemkab Berau tetap membuka ruang bagi masyarakat maupun pengusaha yang ingin mengembangkan fasilitas tersebut.
Keberadaan SPBU dan Pertashop dinilai penting untuk memperluas akses BBM, khususnya bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pusat pelayanan.
Sementara itu, SBM Kaltimut III Fuel Pertamina Patra Niaga, Hermawan Bagus, pihaknya telah memberikan izin pembangunan fasilitas SPBU dan Pertashop di Kecamatan Segah.
Saat ini pembangunan satu Pertashop dan satu SPBU di Segah mulai berjalan. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengakses BBM lebih dekat.
“Yang di Segah sudah mulai pembangunan. Izinnya sudah kita keluarkan,” bebernya.
Selama ini, Kecamatan Segah belum memiliki SPBU. Masyarakat yang membutuhkan layanan pengisian BBM harus menuju fasilitas terdekat yang berada di Labanan. Namun, jarak antara Segah dan SPBU terdekat di Labanan mencapai sekitar 80 kilometer.
“Semoga masyarakat dapat menikmati kemudahan akses BBM dengan adanya pembangunan SPBU dan Pertashop di Segah,” harapnya. (aja/sam)
Editor : Nurismi