BERAU POST— Pemerintah Kabupaten Berau menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau sekaligus Hari Ulang Tahun ke-216 Kota Tanjung Redeb di Lapangan GOR Pemuda, Selasa (15/9).
Rangkaian kegiatan diawali dengan persembahan tari kolosal, dilanjutkan dengan lagu Mars Berau dan Hymne Berau, sebelum pembacaan selayang pandang mengenai perjalanan Kabupaten Berau.
Bupati Berau, Sri Juniarsih, menyampaikan ucapan selamat atas Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau dan HUT ke-216 Kota Tanjung Redeb. Ia berharap semangat SANGGAM yakni Sehat, Anggun, Gairah, Aman, dan Manusiawi, tetap menjadi bagian dari perjalanan Berau.
Ia mengatakan, peringatan hari jadi tahun ini berlangsung dalam kondisi yang tidak mudah. Berau masih menghadapi musim kemarau yang cukup panjang, sementara ancaman kebakaran hutan dan lahan serta kabut asap mulai muncul di sejumlah wilayah.
“Kondisi tersebut tentunya membutuhkan perhatian dengan keterlibatan berbagai pihak,” katanya.
Ia pun menyampaikan penghargaan kepada petugas dan relawan pemadam kebakaran yang selama ini berada di garis depan dalam menangani kebakaran, bekerja siang dan malam untuk menghadapi kondisi tersebut.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan memberikan dukungan agar situasi dapat segera membaik.
Di tengah kondisi kemarau, Sri Juniarsih turut berharap hujan segera turun di wilayah Berau. Ia berharap Bumi Batiwakkal senantiasa berada dalam perlindungan dan keselamatan.
Dirinya juga menyoroti berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Berau. Sektor pariwisata, pertanian, perikanan, hingga ekonomi kreatif terus menjadi bagian dari upaya pengembangan daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menyebut, berbagai potensi tersebut telah memberikan hasil dan turut mengantarkan Berau meraih sejumlah prestasi hingga tingkat nasional.
Peringatan hari jadi juga menjadi momentum bagi pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada berbagai elemen yang selama ini berkontribusi dalam pembangunan.
Penghargaan disampaikan kepada masyarakat, tokoh adat, tokoh masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, jajaran perangkat daerah, serta para mitra pembangunan.
“Kemajuan Berau tidak terlepas dari peran berbagai unsur yang ikut mengambil bagian dalam perjalanan pembangunan daerah,” ungkapnya.
Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Hari Jadi Kabupaten Berau sebagai kesempatan kembali memperkuat semangat membangun daerah.
“Setiap perjalanan Kota Sanggam, perlu diisi dengan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ucapnya.
Selain melihat perjalanan pembangunan, peringatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk mengenang jasa para pendahulu, pendiri, serta pemimpin Kabupaten Berau.
Masyarakat diajak mendoakan mereka yang masih diberikan kesempatan untuk menjalani kehidupa, maupun yang telah meninggal dunia.
Sementara Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengatakan, Hari Jadi Kabupaten Berau menjadi momentum untuk memperkuat semangat bersama dalam melanjutkan pembangunan daerah.
Menurutnya, berbagai capaian yang telah diraih perlu menjadi dorongan untuk menghadapi tantangan yang masih ada.
Ia menilai kebersamaan seluruh unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan Berau.
“Momentum hari jadi juga dapat menjadi ruang untuk mengevaluasi apa yang telah dilakukan, sekaligus mendorong lahirnya langkah-langkah baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan daerah,” katanya.
Gamalis menambahkan, pemerintah daerah perlu terus melakukan inovasi seiring dengan perubahan kondisi ekonomi.
Ia berharap semangat peringatan Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau turut mendorong masyarakat dan pemerintah untuk bersama-sama menghadapi transisi ekonomi yang sedang berlangsung. (aja/sam)
Editor : Nurismi