Telah Tebar Lima Ton Garam Semai, Pemkab Berau Minta OMC Tetap Dilanjutkan

Nurismi • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 19:15 WIB
BERHARAP DIPERPANJANG: Pelaksanaan OMC di Kabupaten Berau diharapkan bisa diperpanjang, sehingga mendapatkan hasil yang lebih baik. (SENO/BP)
BERHARAP DIPERPANJANG: Pelaksanaan OMC di Kabupaten Berau diharapkan bisa diperpanjang, sehingga mendapatkan hasil yang lebih baik. (SENO/BP)

BERAU POST – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau berharap Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Bumi Batiwakkal dapat diperpanjang. Untuk diketahui, sejak Senin (24/8) hingga Kamis (27/8) OMC telah dilaksanakan lima kali.

Kepala Pelaksana BPBD Berau, Masyhadi Mundi, mengatakan, pihaknya telah menyampaikan secara lisan kepada tim yang berada di Berau mengenai keinginan pemerintah daerah agar operasi tersebut tidak berhenti sesuai jadwal awal.

Menurutnya, usulan tersebut nantinya akan dibawa kepada pihak yang memiliki kewenangan di tingkat pusat. Sebab, keputusan mengenai perpanjangan operasi tidak berada di pemerintah daerah. “Nanti akan dibawa ke deputi,” jelasnya kemarin (28/8).

Masyhadi menyebut, pihaknya juga masih perlu melihat kemungkinan teknis perpanjangan OMC, termasuk berkaitan dengan kontrak penyedia pesawat yang digunakan dalam operasi tersebut.

Diketahui, OMC di Berau dimulai sejak Senin (24/8). Dalam empat hari pelaksanaan hingga Kamis (27/8), tim telah melakukan lima kali penerbangan dengan membawa bahan semai berupa garam khusus untuk disebarkan ke awan yang dinilai memiliki potensi hujan.

Rinciannya, pada hari pertama dilakukan satu kali penerbangan. Kemudian hari kedua sebanyak dua kali penerbangan, dilanjutkan satu penerbangan pada hari ketiga dan satu penerbangan pada hari keempat.

“Selama operasi ini sudah lima kali terbang,” terang Masyhadi.

Dalam setiap penerbangan, bahan semai yang digunakan mencapai sekitar satu ton. Dengan lima kali penerbangan, total sekitar lima ton garam khusus telah ditaburkan.

Masyhadi mengatakan, meskipun hasil operasi belum ditandai dengan hujan deras di wilayah Berau, terdapat perubahan kondisi atmosfer yang cukup terlihat. Salah satunya tutupan awan yang semakin banyak di sejumlah wilayah.

"Tutupan awan banyak dan suhu berangsur turun,” ujarnya.

Kondisi tersebut menjadi salah satu perkembangan yang dinilai positif selama pelaksanaan OMC. Terlebih operasi dilakukan untuk mengoptimalkan potensi awan yang tersedia sehingga peluang terbentuknya hujan dapat ditingkatkan.

Menurut Masyhadi, usulan tersebut akan tetap disampaikan melalui mekanisme yang tersedia kepada pemerintah pusat.

Pemkab Berau berharap pelaksanaan OMC dapat terus dilakukan selama kondisi cuaca masih memungkinkan dan keberadaan awan berpotensi mendukung proses penyemaian.

“Daerah ingin OMC diperpanjang,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bupati Berau, Sri Juniarsih menyampaikan harapan langsung kepada Menteri Kehutanan (Menhut) saat menyambut kedatangannya untuk menjalani kunjungan kerja di Kabupaten Berau, Rabu (26/8).

Salah satu permintaan yang disampaikan berkaitan dengan pelaksanaan OMC di tengah kondisi cuaca yang belum merata.

Sri Juniarsih berharap dukungan pemerintah pusat melalui OMC dapat diperpanjang apabila hujan yang turun belum menjangkau seluruh wilayah Berau.

Menurutnya, upaya tersebut diperlukan untuk membantu menghadapi kondisi cuaca yang saat ini cukup mengkhawatirkan.

“Kalau hujan tidak merata, saya minta OMC bisa ditambah harinya,” ujarnya belum lama ini. 

Bupati mengatakan, pada hari tersebut menjadi hari terakhir pelaksanaan belajar dari rumah (BDR) bagi pelajar di Berau yang sebelumnya diterapkan akibat kondisi cuaca buruk.

Kebijakan tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam menyesuaikan aktivitas pendidikan dengan kondisi lingkungan.

Meski demikian, Sri Juniarsih menilai turunnya hujan secara merata tetap menjadi harapan penting agar kondisi cuaca dapat berangsur membaik.

Karena itu, keberlanjutan OMC dinilai dapat menjadi salah satu upaya untuk membantu mempercepat turunnya hujan di wilayah yang masih membutuhkan.

“Ini hari terakhir anak-anak BDR karena cuaca buruk,” katanya.

Sri Juniarsih berharap permintaan tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah pusat. Ia juga menyampaikan bahwa harapan itu sengaja disampaikan secara langsung kepada Menhut dalam momentum kunjungan kerja ke Berau.

“Kita berharap hujan turun merata di Berau,” tuturnya. (sen/sam)

Editor : Nurismi
perpanjangan Modifikasi cuaca potensi hujan pemkab berau garam