Ikhtiar Tangani Karhutla, Pemkab Berau Kolaborasi Bersama BNPB Dan BMKG Gelar OMC

Nurismi • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:55 WIB
CEK KESIAPAN: Bupati Berau, Sri Juniarsih, bersama Kapolres Berau, AKBP Ridho Tri Putranto, melihat kesiapan armada Cessna Grand Caravan 208 B milik Smar Aviation yang digunakan BNPB untuk melaksanakan OMC di Berau selama lima hari ke depan. (SENO/BP)
CEK KESIAPAN: Bupati Berau, Sri Juniarsih, bersama Kapolres Berau, AKBP Ridho Tri Putranto, melihat kesiapan armada Cessna Grand Caravan 208 B milik Smar Aviation yang digunakan BNPB untuk melaksanakan OMC di Berau selama lima hari ke depan. (SENO/BP)

BERAU POST- Bupati Berau Sri Juniarsih meninjau langsung kesiapan Tim Pelaksana Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Bandara Kalimarau, Senin (24/8).

Pengecekan dilakukan, untuk memastikan seluruh unsur yang terlibat siap menjalankan operasi yang menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mengantisipasi dan menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Berau.

Dalam kunjungan tersebut, Sri Juniarsih melihat langsung pesawat milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang disiapkan untuk mendukung pelaksanaan OMC.

Operasi ini merupakan bantuan pemerintah pusat, setelah Pemkab Berau menyampaikan permintaan dukungan menghadapi kondisi cuaca panas dan potensi karhutla.

Sri mengatakan, OMC menjadi salah satu ikhtiar pemerintah untuk mendorong turunnya hujan di wilayah Berau.

Upaya tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi kekhawatiran terhadap ancaman karhutla yang masih terjadi di tengah kondisi cuaca yang cukup panas.

Menurutnya, dukungan tersebut diperoleh setelah Pemkab Berau melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat.

OMC kemudian dipilih sebagai salah satu langkah untuk mempercepat peluang turunnya hujan, khususnya ketika kondisi cuaca belum menunjukkan tanda-tanda perubahan yang signifikan.

“Ini bantuan pemerintah pusat atas permintaan yang kami komunikasikan,” katanya.

Bupati berharap OMC dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi penanganan karhutla di Berau.

Turunnya hujan dinilai sangat dibutuhkan untuk membantu menekan potensi kebakaran, sekaligus mengurangi kondisi panas dan kering yang terjadi di sejumlah wilayah.

“Semoga ini dapat membantu masyarakat dan mengurangi dampak karhutla,” harapnya.

Ia juga mengajak masyarakat bersama-sama mendoakan agar kondisi Berau segera membaik dan hujan dapat turun.

Menurutnya, berbagai upaya terus dilakukan pemerintah, baik melalui pendekatan spiritual maupun langkah teknis dengan melibatkan pemerintah pusat.

Sebelumnya, Pemkab Berau juga telah melaksanakan Salat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar menghadapi kondisi kekeringan dan minimnya curah hujan.

Kini, pemerintah melanjutkannya dengan pelaksanaan OMC. “Setelah Salat Istisqa, hari ini kita ikhtiar dengan OMC,” ucap Bupati.

Pelaksanaan OMC sendiri melibatkan BNPB dan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) RI. Tim dari pemerintah pusat mulai tiba di Berau sejak Minggu (23/8) sore dan menggunakan Bandara Kalimarau sebagai salah satu titik pendukung kegiatan.

Sementara Kepala Badan Layanan Umum (BLU) UPBU Kelas I Kalimarau, Patah Atabri, mengatakan, pihaknya mendukung penuh pelaksanaan OMC tersebut. Manajemen bandara telah menyiapkan berbagai kebutuhan yang diperlukan tim selama menjalankan operasi.

“Tim BNPB dan BMKG sudah berdatangan sejak Minggu sore,” jelasnya.

Menurut Patah, dukungan yang diberikan mencakup penyediaan sarana kebandarudaraan, hingga fasilitas yang dapat digunakan sebagai tempat koordinasi.

Hal itu dilakukan untuk memastikan pelaksanaan OMC dapat berlangsung tanpa kendala dari sisi operasional bandara.

Selain fasilitas kebandarudaraan, pihaknya juga menyediakan ruang rapat atau posko sementara yang dapat dimanfaatkan tim BNPB, BMKG, dan Pemerintah Kabupaten Berau. Posko tersebut menjadi ruang koordinasi selama persiapan maupun pelaksanaan kegiatan.

Dengan kesiapan tersebut, Patah berharap seluruh rangkaian pelaksanaan OMC berjalan lancar. Koordinasi antara pengelola Bandara Kalimarau, pemerintah daerah, BNPB, dan BMKG akan terus dilakukan selama operasi berlangsung. (sen/sam)

Editor : Nurismi
titik Karhutla OMC hujan buatan pemkab berau