BERAU POST — Kondisi cuaca buruk akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Kabupaten Berau dalam beberapa hari terakhir berdampak pada operasional penerbangan.
Pesawat Batik Air rute Jakarta (CGK) menuju Berau (BEJ) dengan nomor penerbangan ID 6430 terpaksa dialihkan (divert) pendaratannya ke Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan (BPN), Sabtu (22/8/2026).
Berdasarkan laporan awal (initial report), pesawat berjenis Airbus dengan registrasi PK-BKF dilakukan pengalihan rute, karena cuaca di Bandara Kalimarau tidak memenuhi syarat pendaratan yang aman akibat jarak pandang yang minim dan adanya asap (FU).
Berdasarkan laporan cuaca (METAR WAQT 220030Z), jarak pandang tercatat hanya 2.000 meter dengan kondisi scattered di ketinggian 1.500 kaki.
Kepala Bandara Kalimarau, Patah Atabri, saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengalihan penerbangan tersebut. Ia menjelaskan bahwa jarak pandang di sekitar bandara pada saat kejadian bahkan sempat merosot hingga mencapai sekitar 1.500 meter, sehingga dinilai belum aman untuk proses pendaratan pesawat.
"Karena jarak pandang terbatas, pesawat kami arahkan untuk divert ke Balikpapan demi keselamatan penerbangan," ujar Patah Atabri saat dikonfirmasi, Sabtu (22/8/2026).
Patah Atabri menambahkan, pihak bandara bersama maskapai masih memantau perkembangan cuaca secara berkala.
Pesawat Batik Air tersebut dijadwalkan akan segera melanjutkan penerbangan kembali ke Berau apabila kondisi cuaca dan jarak pandang di Bandara Kalimarau sudah dinyatakan aman.
"Kalau jarak pandang sudah membaik dan kondisi memungkinkan untuk pendaratan, pesawat akan kembali dari Balikpapan ke Berau," imbuhnya.
Kendati demikian, gangguan akibat kabut asap ini tidak berdampak secara menyeluruh pada seluruh maskapai penerbangan.
Patah Atabri menyebutkan bahwa pengalihan rute ini hanya dialami oleh maskapai Batik Air, sementara penerbangan maskapai lain terpantau aman.
"Namun yang hanya dilakukan divert maskapai Batik Air saja, saya sudah cek di lapangan untuk Maskapai Super Air Jet mendarat dengan mulus tanpa hambatan," pungkasnya.
Editor : Nurismi