Dukung Kebersihan Lingkungan, Pemerintah Kampung di Berau Boleh Manfaatkan Alokasi Dana

Nurismi • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 15:10 WIB
ILUSTRASI: Pemerintah Kabupaten Berau mendorong keterlibatan masyarakat dan pemerintah kampung dalam menjaga kebersihan lingkungan. (IZZA/BP)
ILUSTRASI: Pemerintah Kabupaten Berau mendorong keterlibatan masyarakat dan pemerintah kampung dalam menjaga kebersihan lingkungan. (IZZA/BP)

BERAU POST – Pemerintah kampung di Kabupaten Berau dapat menggunakan anggaran yang tersedia untuk mendukung kegiatan kebersihan lingkungan.

Namun, sejauh ini belum ada skema khusus dana kampung yang ditetapkan untuk membiayai program kebersihan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Tenteram Rahayu, mendorong agar kebiasaan menjaga kebersihan tidak berhenti pada program pemerintah saja, tetapi menjadi bagian dari keseharian masyarakat.

Apalagi dikatakan rumah tangga memiliki peran penting dalam membangun kesadaran terhadap lingkungan.

Menurutnya, langkah sederhana yang dilakukan masyarakat dari rumah dapat menjadi awal untuk menciptakan lingkungan kampung yang lebih terjaga. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah persoalan sampah.

“Pengelolaan sampah merupakan bagian yang dapat dilakukan langsung oleh masyarakat tanpa harus menunggu program dari pemerintah,” katanya.

Ia menilai kesadaran tersebut perlu terus diberikan melalui edukasi. Sebab, menjaga kebersihan tidak semata-mata bergantung pada ketersediaan anggaran maupun kegiatan yang dijalankan pemerintah kampung.

“Kita mengedukasi bahwa kebersihan itu harus dimulai dari rumah tangga. Semua harus sadar bagaimana menjaga kebersihan dimulai dari rumah tangga,” ujarnya.

Di sisi lain, Pemkab Berau telah memberikan ruang bagi pemerintah kampung untuk mendukung kegiatan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat melalui penggunaan Alokasi Dana Kampung (ADK). Kebijakan tersebut juga mencakup kegiatan yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan.

Ia menjelaskan, dana yang tersedia di tingkat kampung maupun pendanaan RT dapat diarahkan untuk berbagai kegiatan kemasyarakatan.

Artinya, penggunaannya tidak hanya berkaitan dengan satu program, melainkan dapat menyesuaikan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

“Kalau kebijakan pemerintah daerah, penggunaan dana kampung atau ADK, termasuk pendanaan RT, sudah mengarah kepada kegiatan untuk menjaga kebersihan,” jelasnya.

Selain mendukung kebersihan, anggaran tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan lain yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Di antaranya program ketahanan pangan serta sejumlah kegiatan pemberdayaan warga.

Untuk pendanaan RT di kampung, pemanfaatannya dapat mencakup ketahanan pangan, kebersihan, kegiatan dasa wisma hingga aktivitas yang melibatkan ibu-ibu.

Meski ruang penggunaan anggaran telah tersedia, Ia menegaskan bahwa keberhasilan menjaga lingkungan tetap membutuhkan keterlibatan masyarakat.

Pemerintah kampung dapat memberikan dukungan melalui program dan anggaran, tetapi kebiasaan menjaga kebersihan harus tumbuh dari warga sendiri.

Terlebih persoalan sampah dan kebersihan lingkungan kerap bermula dari aktivitas sehari-hari. Karena itu, membangun kebiasaan sejak dari rumah menjadi bagian penting dalam upaya menjaga kebersihan di tingkat kampung.

Sementara mengenai kemungkinan adanya kebijakan berupa dana kampung yang secara khusus dialokasikan untuk program kebersihan, hingga kini belum ada. Namun, rencana tersebut masih dalam pembahasan.

Sementara itu, Bupati Berau Sri Juniarsih, turut memberi perhatian terhadap persoalan kebersihan dan pengelolaan sampah di Kabupaten Berau.

Menjaga kebersihan lingkungan tentunya bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun petugas kebersihan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat.

Sri Juniarsih mendorong agar pengelolaan sampah dilakukan secara lebih baik, termasuk melalui upaya pemilahan, pengolahan, hingga pemanfaatan kembali sampah yang masih memiliki nilai guna.

“Sehingga, diharapkan dapat membantu menjaga lingkungan, dan membuka peluang pemberdayaan dan kegiatan ekonomi masyarakat,” ucapnya. (aja/sam)

Editor : Nurismi
DPMK Berau ADK