BERAU POST – Pemerintah Kabupaten Berau kembali melanjutkan program pemberian seragam sekolah gratis bagi peserta didik baru jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) pada tahun ajaran 2026.
Program yang menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah tersebut tetap dijalankan meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Secara simbolis, penyerahan seragam sekolah gratis dilakukan Bupati Berau Sri Juniarsih kepada perwakilan siswa SD dan SMP di UPT SKB SPNF, Rabu (5/8).
Program ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau, dengan total anggaran mencapai Rp 16 miliar.
Bupati Berau, Sri Juniarsih, menegaskan, pemberian seragam gratis merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung dunia pendidikan, sekaligus membantu meringankan beban orang tua saat memasuki tahun ajaran baru.
"Pembagian seragam SD dan SMP merupakan program prioritas kami. Di tengah efisiensi anggaran, kami tetap menjalankan program-program unggulan sesuai kemampuan keuangan daerah," ujarnya, Rabu (5/8).
Ia berharap ke depan program tersebut juga mendapat dukungan dari pemerintah provinsi, maupun pemerintah pusat sehingga manfaatnya dapat terus dirasakan masyarakat.
"Alhamdulillah kalau nanti ada dukungan anggaran dari provinsi ataupun pusat," katanya.
Selain memastikan program prioritas tetap berjalan, Ia juga mengingatkan pentingnya tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.
Setiap penggunaan anggaran harus dilaksanakan sesuai aturan, agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Ia menegaskan, pengelolaan keuangan yang baik menjadi tanggung jawab bersama, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman terlebih sampai berujung pada persoalan hukum.
Untuk jenjang SD, anggaran yang dialokasikan mencapai sekitar Rp 9 miliar. Bantuan tersebut diberikan kepada 6.217 siswa baru yang tersebar di berbagai sekolah di Kabupaten Berau.
Setiap penerima memperoleh satu paket perlengkapan sekolah yang terdiri atas seragam putih merah lengkap, seragam pramuka lengkap, seragam batik, serta tas sekolah beserta perlengkapan alat tulis.
Adapun untuk jenjang sekolah menengah pertama (SMP) sebanyak 5.500 siswa baru menerima bantuan seragam sekolah gratis.
“Paket yang diberikan meliputi seragam putih biru lengkap, seragam pramuka lengkap, serta seragam batik,” ungkapnya.
Program seragam gratis tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan Pemkab Berau terhadap pemerataan akses pendidikan.
Selain membantu mengurangi beban pengeluaran orang tua pada awal tahun ajaran, bantuan itu juga diharapkan dapat meningkatkan semangat belajar peserta didik sejak hari pertama masuk sekolah.
“Hal ini sebagai komitmennya untuk mempertahankan program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, khususnya di sektor pendidikan,” ujarnya.
Kepala Disdik Berau, Mardiatul Idalisah, mengatakan, penyaluran seragam sekolah gratis sudah dimulai sejak beberapa waktu lalu dan akan disalurkan secara bertahap ke semua sekolah.
Adapun paket lengkap wacananya akan didistribusikan setelah peserta lengkap mengisi link untuk ukuran baju.
Sementara menunggu seragam gratis, diperbolehkan menggunakan pakaian sekolah dasar bagi pelajar SMP dan SD bisa menggunakan seragam TK/Paud.
“Murid baru belum diwajibkan menggunakan seragam selama menunggu seragamnya dibagikan,” paparnya.
Disinggung mengenai seragam Taman Kanak-Kanak (TK), Mardiatul, mengatakan masih akan dianggarkan melalui Anggaran Biaya Tambahan (ABT), hal ini dikarenakan banyaknya seragam TK.
“Ke depan kemungkinan akan dijadikan satu warna saja untuk TK. Nanti ada SK-nya,” ucapnya.
Lebih lanjut, seragam gratis ini bukan hanya untuk sekolah negeri saja, melainkan juga untuk sekolah swasta. Namun kewenangan Disdik terbatas bagi sekolah swasta. “Tidak bisa, swasta kan pasti ada seragam khususnya, itu tidak ditanggung APBD,” tutupnya. (aja/sam)
Editor : Nurismi