Memudahkan Wisatawan Cari Oleh-Oleh, Diskoperindag Ajak Hotel Sediakan Galeri UMKM

Nurismi • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 07:55 WIB
PERLUAS PASAR: Diskoperindag Berau menjajaki kerja sama dengan hotel dan restoran untuk menghadirkan produk khas daerah sebagai oleh-oleh bagi wisatawan. (IZZA/BP)
PERLUAS PASAR: Diskoperindag Berau menjajaki kerja sama dengan hotel dan restoran untuk menghadirkan produk khas daerah sebagai oleh-oleh bagi wisatawan. (IZZA/BP)

BERAU POST – Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, terus berupaya memperluas pemasaran produk lokal.

Salah satunya dengan mengajak hotel dan restoran di Kabupaten Berau, untuk menyediakan ruang khusus bagi produk-produk khas daerah sebagai oleh-oleh bagi wisatawan maupun tamu yang berkunjung.

Kepala Bidang Perindustrian Diskoperindag Berau, Rita Notratni, mengatakan, saat ini Dekranasda Berau telah memiliki galeri produk di Hotel Mercure.

Galeri tersebut menyediakan berbagai produk unggulan daerah, mulai dari wastra, kriya hingga produk kuliner khas Berau.

"Hampir sama seperti galeri-galeri yang ada di bandara. Selain wastra dan kriya, ada juga produk makanan atau kuliner. Jadi kita menyediakan di sana," ujarnya, belum lama ini.

Ke depan diharapkan mampu memperkenalkan produk unggulan Berau kepada masyarakat yang datang dari luar daerah, sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para pelaku usaha lokal.

Keberadaan galeri tersebut mendapat dukungan penuh dari pihak hotel yang menyediakan tempat khusus tanpa membebankan biaya kepada para pelaku usaha.

"Kebetulan dari Mercure memberikan tempat, memberikan ruang untuk kita ada galeri di sana. Alhamdulillah, mungkin hampir setahun sudah di Mercure," katanya.

Keberadaan galeri itu pun dinilai memberikan hasil positif. Produk-produk yang dipasarkan mendapat respons baik dari para tamu hotel sehingga penjualannya terus berjalan.

"Karena mereka tidak menarik retribusi, jadi harga dari penjual, di situlah harga yang dijual. Barang kami laris-manis di sana," ungkapnya.

Melihat hasil tersebut, Diskoperindag berencana memperluas kerja sama dengan hotel dan restoran lainnya di Kabupaten Berau.

“Bahkan nanti kami akan bekerja sama dengan PHRI Berau supaya galeri ini bukan hanya ada di hotel tertentu saja, tetapi hampir semua hotel dan restoran yang ada di Berau," jelasnya.

Setiap hotel maupun restoran nantinya dapat menyediakan etalase produk lokal, sehingga wisatawan lebih mudah memperoleh oleh-oleh khas Berau tanpa harus mencari ke tempat lain.

Terlebih, Berau memiliki banyak produk unggulan yang layak dipromosikan kepada para tamu yang datang. Baik berupa kerajinan maupun produk pangan lokal.

"Karena kita di sini mempromosikan produknya Berau. Kita punya khas-khas Berau seperti pagadi angka delapan, sarang semut, dan sebagainya," tuturnya.

Untuk merealisasikan program tersebut, pihaknya akan menjalin perjanjian kerja sama (PKS) dengan hotel maupun restoran yang bersedia menjadi mitra pemasaran produk lokal.

"Kita akan melakukan PKS dengan hotel atau restoran yang mau bekerja sama," katanya.

Dirinya juga memastikan ketersediaan produk di setiap galeri tetap terjaga. Pemantauan dilakukan secara rutin bersama para pelaku usaha, sehingga stok yang mulai menipis dapat segera ditambah.

"Supaya tidak ada kekosongan," ujarnya.

Namun, diakuinya setiap hotel memiliki kebijakan dan aturan yang berbeda, sehingga pendekatan dilakukan secara bertahap.

Tentunya hal itu tidak mengurangi upaya Diskoperindag untuk terus mengajak lebih banyak hotel dan restoran bergabung dalam program tersebut.

"Intinya kami memberikan kesempatan juga untuk hotel lain. Supaya saat ada tamu, kita langsung promosi produk khas Berau. Pasti orang atau tamu yang menginap ingin mencari oleh-oleh, jadi sudah tersedia di masing-masing hotel atau penginapan," terangnya. (aja/udi)

 

Editor : Nurismi
gelari umkm hotel Diskoperindag Berau