Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Catatan Batiwakkal

Bupati Sri Juniarsih Tegaskan Operator KM Seaisee I Terancam Denda Jika Karang Maratua Rusak

Nurismi • Rabu, 24 Juni 2026 | 16:15 WIB
Bupati Berau, Sri Juniarsih. (IZZA/BP)
Bupati Berau, Sri Juniarsih. (IZZA/BP)

BERAU POST - Kandasnya kapal wisata Live on Board (LOB) KM Seaisee I di kawasan Chanel Point Schooling Barracuda, Maratua, juga menuai perhatian serius Pemerintah Kabupaten Berau.

Bupati Berau, Sri Juniarsih, menilai kejadian ini tidak hanya berdampak pada aspek keselamatan pelayaran, tetapi juga berpotensi mengganggu ekosistem laut yang menjadi daya tarik utama wisata bahari di Berau.

Untuk itu, Pemkab menegaskan pentingnya langkah cepat untuk memastikan kondisi kerusakan serta penanganan yang tepat di lapangan dan meminta adanya investigasi menyeluruh oleh instansi berwenang dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini,” ujarnya Selasa (23/6).

Ia menegaskan perlunya koordinasi berjenjang antara pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat untuk memastikan penanganan kasus berjalan optimal.

Selain itu, Bupati juga meminta agar operator kapal wisata bertanggung jawab apabila ditemukan adanya kerusakan ekosistem laut.

“Kalau ada kerusakan karang bisa dikenakan denda, bahkan tindakan hukum,” tegasnya.

Menurutnya, keberadaan kapal wisata yang terus meningkat di perairan Berau menunjukkan bahwa kawasan Derawan dan Maratua memiliki daya tarik tinggi di mata wisatawan.

Namun, peningkatan aktivitas tersebut harus diimbangi dengan kepatuhan terhadap aturan pelayaran dan standar keselamatan.

Ia menekankan bahwa konsep pengembangan pariwisata di Berau mengedepankan wisata berbasis konservasi, sehingga kelestarian lingkungan harus menjadi prioritas utama.

Untuk mencegah kejadian serupa terulang, Bupati meminta seluruh operator kapal wisata yang beroperasi di wilayah perairan Berau agar selalu berkoordinasi dengan pemerintah setempat.

Ia juga menegaskan pentingnya penggunaan pemandu lokal dalam setiap aktivitas pelayaran di kawasan wisata dan konservasi.

Menurutnya, pemandu lokal memiliki pemahaman lebih baik terhadap kondisi dan karakteristik ekosistem laut setempat, sehingga dapat membantu memastikan aktivitas wisata berjalan aman tanpa merusak lingkungan. (sen/sam)

Editor : Nurismi
#karang #denda #Pulau maratua #pemkab berau