Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

AirAsia Beroperasi Bulan Depan, DPRD Berau Ingatkan Pemerintah Segera Benahi Transportasi Laut

Nurismi • Jumat, 12 Juni 2026 | 07:40 WIB
HARUS BERBENAH: Dunia pariwisata Berau didorong terus berbenah, terlebih dengan potensi wisatawan dengan kemudahan penerbangan AirAsia yang rencananya akan kembali mengudara. (SENO/BP)
HARUS BERBENAH: Dunia pariwisata Berau didorong terus berbenah, terlebih dengan potensi wisatawan dengan kemudahan penerbangan AirAsia yang rencananya akan kembali mengudara. (SENO/BP)

BERAU POST – Rencana kembali beroperasinya maskapai AirAsia dengan rute menuju Berau mulai bulan depan disambut positif berbagai pihak.

Kehadiran maskapai berbiaya rendah tersebut dinilai akan memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan sektor pariwisata, khususnya dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Bumi Batiwakkal.

Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, mengatakan masuknya kembali AirAsia menjadi peluang besar bagi daerah untuk memperkuat posisi Berau sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kalimantan Timur.

Menurutnya, akses transportasi udara yang semakin terbuka akan memudahkan wisatawan domestik maupun mancanegara untuk berkunjung ke berbagai objek wisata yang dimiliki Berau.

“Masuknya AirAsia sangat berdampak bagi pariwisata kita,” ujarnya kemarin (10/6).

Namun demikian, Dedy mengingatkan bahwa peningkatan aksesibilitas tersebut harus diimbangi dengan kesiapan infrastruktur dan fasilitas penunjang wisata.

Ia menilai pemerintah daerah perlu melakukan berbagai pembenahan, agar pengalaman wisatawan yang datang ke Berau dapat semakin baik.

“Pemerintah harus benar-benar meningkatkan infrastruktur dan fasilitas wisata,” katanya.

Menurut Dedy, Berau memiliki beragam destinasi wisata unggulan yang selama ini menjadi daya tarik wisatawan, mulai dari kawasan Kepulauan Derawan, Maratua, Kakaban, hingga berbagai destinasi wisata alam lainnya.

Dengan bertambahnya akses penerbangan, potensi kunjungan wisatawan diperkirakan akan meningkat, sehingga kualitas layanan dan sarana pendukung harus menjadi perhatian utama.

Dijelaskannya, salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian serius adalah transportasi laut yang menjadi penghubung menuju sejumlah destinasi wisata andalan.

Sebab, sebagian besar objek wisata unggulan Berau berada di kawasan kepulauan yang hanya dapat dijangkau melalui jalur laut. “Transportasi air harus dibenahi,” tegasnya.

Selain peningkatan fasilitas, Dedy juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap layanan transportasi wisata.
Menurutnya, keselamatan, kenyamanan, serta kualitas pelayanan harus menjadi prioritas agar wisatawan merasa aman selama berada di Berau. “Perlu ada pengawasan yang baik,” ujarnya.

Ia berharap momentum kembalinya AirAsia dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, untuk memperkuat sektor pariwisata.

Tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Dedy optimistis apabila akses transportasi udara didukung infrastruktur yang memadai serta layanan wisata yang berkualitas, maka sektor pariwisata Berau akan semakin berkembang dan mampu menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah dalam beberapa tahun ke depan.

Sebelumnya, maskapai AirAsia yang telah menghentikan sementara layanan penerbangannya selama sekitar dua bulan sejak 1 Mei 2026, dikabarkan akan kembali mengudara mulai 1 Juli mendatang.

Informasi tersebut disampaikan Kepala BLU UPBU Kelas I Kalimarau, Patah Atabri. Menurutnya, pihak bandara telah menerima informasi terkait rencana operasional kembali maskapai berbiaya rendah tersebut untuk melayani sejumlah rute di Kalimantan.
 

“AirAsia akan segera mengudara kembali pada 1 Juli mendatang,” ujarnya.

Patah menjelaskan, saat ini pihak maskapai masih melakukan berbagai persiapan sebelum kembali melayani penerbangan.

Apabila seluruh persiapan telah rampung dan jadwal dipastikan, AirAsia akan menyampaikan pemberitahuan resmi kepada pihak bandara melalui surat.

“Saat ini maskapai sedang mempersiapkannya. Jika sudah fix, mereka akan bersurat,” terangnya.

Berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, AirAsia nantinya akan kembali mengoperasikan rute Surabaya–Balikpapan–Berau dan Surabaya–Balikpapan–Tarakan.

Kembalinya penerbangan tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antardaerah sekaligus memberikan lebih banyak pilihan transportasi udara bagi masyarakat.

Selama masa vakum, sebagian masyarakat maupun wisatawan harus mengandalkan maskapai lain untuk bepergian dari dan menuju Berau.

Karena itu, rencana beroperasinya kembali AirAsia dinilai menjadi kabar yang cukup dinantikan, terutama menjelang meningkatnya aktivitas perjalanan pada pertengahan tahun.

Patah menilai kehadiran kembali AirAsia dapat memberikan dampak positif terhadap mobilitas masyarakat, serta mendukung sektor pariwisata yang menjadi salah satu andalan daerah.

Berau sendiri memiliki sejumlah destinasi wisata unggulan yang banyak diminati wisatawan domestik maupun mancanegara, seperti Kepulauan Derawan, Maratua, Kakaban, dan Sangalaki.

“Kami harap kabar ini menjadi angin segar bagi masyarakat Berau maupun wisatawan,” katanya. (sen/sam)

Editor : Nurismi
#pariwisata #airasia #DPRD Berau