BERAU POST – Pemerintah Kabupaten Berau mulai mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026.
Berau yang dipercaya sebagai tuan rumah terus melakukan koordinasi lintas sektor, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam arahannya, Bupati Berau, Sri Juniarsih, menegaskan bahwa pelaksanaan Harganas bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A), melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
“Perlu segera dibentuk kepanitiaan dan disusun sesuai kebutuhan acara. Mengingat Berau sebagai tuan rumah, hal pertama yang harus dipastikan adalah kesiapan penginapan bagi para tamu undangan,” ujarnya, Selasa (9/6).
Dirinya meminta OPD terkait berkoordinasi dengan manajemen hotel dan pengelola penginapan yang ada. Pendataan jumlah tamu yang akan hadir juga perlu dilakukan sejak dini, agar kebutuhan akomodasi dapat dipersiapkan secara optimal.
Harganas dijadwalkan berlangsung pada awal Juli mendatang. Dengan waktu persiapan yang tersisa sekitar satu bulan, seluruh pihak diminta bergerak cepat, agar setiap agenda dapat terlaksana sesuai rencana.
Bupati juga mendorong agar momentum Harganas dimanfaatkan untuk menampilkan berbagai program unggulan daerah. Sejumlah kegiatan yang melibatkan masyarakat luas akan digelar.
Mulai dari senam bersama, pelayanan alat kontrasepsi, pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan kesehatan mental, gelar dagang UMKM, pasar sembako murah, pasar ikan murah hingga pameran prakarya Sekolah Siaga Kependudukan (SSK).
Untuk itu ditekankan Bupati, keterlibatan berbagai sektor menjadi bagian penting dalam menyukseskan peringatan tersebut.
Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) misalnya, didorong membuka ruang bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk mempromosikan produk unggulan daerah.
“Semuanya harus ditampilkan dengan kualitas terbaik. Harganas ini menjadi kesempatan memperkenalkan potensi daerah, sekaligus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” katanya.
Dijelaskan, Harganas merupakan momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya membangun keluarga yang sehat, bahagia, dan sejahtera.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah mendorong keluarga memenuhi kebutuhan gizi melalui konsumsi pangan berkualitas, termasuk ikan yang menjadi sumber protein penting bagi tumbuh kembang anak.
Karena itu, pasar ikan murah yang pernah mendapat sambutan positif masyarakat direncanakan kembali digelar di Tanjung Redeb.
Program tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat memperoleh bahan pangan bergizi dengan harga terjangkau.
Rangkaian kegiatan Harganas juga diharapkan dapat mendukung pengendalian inflasi daerah, melalui pelaksanaan pasar murah sembako serta berkontribusi terhadap percepatan penurunan angka stunting di Berau.
Bupati juga menekankan pentingnya aspek keamanan, ketertiban, dan kebersihan selama kegiatan berlangsung.
Peran Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Dinas Perhubungan, serta Satpol PP dinilai sangat penting untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, lancar, tidak menimbulkan kepadatan berlebihan, dan tetap menjaga kebersihan lingkungan.
“Kita ingin menjadi tuan rumah yang baik. Pastikan kegiatan berlangsung tertib, nyaman, dan setelah acara selesai tidak meninggalkan sampah,” tegasnya. (aja/adv/sam)
Editor : Nurismi