Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Stop Jual Bahan Mentah! Bupati Sri Juniarsih Paksa Diskoperindag Berau Sulap Kelapa Jadi Sabun Mewah

Nurismi • Rabu, 3 Juni 2026 | 15:15 WIB
Bupati Berau, Sri Juniarsih. (SENO/BP)
Bupati Berau, Sri Juniarsih. (SENO/BP)

BERAU POST – Bupati Berau, Sri Juniarsih, mendorong Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau memperkuat pendampingan dan pembinaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya yang bergerak dalam pengembangan produk sabun berbahan dasar minyak kelapa.

Menurut Sri Juniarsih, Berau memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, termasuk produksi kelapa yang dihasilkan di sejumlah wilayah.

Potensi tersebut dinilai perlu dioptimalkan, agar tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi juga diolah menjadi produk bernilai tambah yang memiliki peluang pasar lebih luas.

“Minyak kelapa memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya beberapa waktu lalu. 

Ia menilai sabun mandi berbahan alami dapat menjadi salah satu produk unggulan daerah yang mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, sekaligus memperkuat sektor UMKM.

Dari sejumlah contoh produk yang pernah dilihat, kualitas hasil olahan berbahan dasar minyak kelapa dinilai cukup menjanjikan dan berpotensi bersaing dengan produk sejenis dari daerah lain. “Potensinya sangat baik dan bisa bersaing,” katanya.

Karena itu, Sri Juniarsih meminta Diskoperindag Berau mempercepat proses pendampingan, mulai dari peningkatan kapasitas produksi, pengemasan, perizinan hingga strategi pemasaran.

Langkah tersebut dinilai penting agar produk sabun berbahan minyak kelapa dapat segera diproduksi secara berkelanjutan dan dipasarkan lebih luas.

Selain menyasar pasar umum, Bupati juga melihat peluang besar pada sektor pariwisata. Produk sabun lokal Berau dinilai dapat menjadi salah satu kebutuhan yang digunakan oleh hotel, penginapan maupun resor yang beroperasi di wilayah Berau, termasuk kawasan wisata unggulan seperti Kepulauan Derawan.

Menurutnya, keterlibatan sektor pariwisata dalam menggunakan produk lokal akan memberikan dampak positif bagi perkembangan UMKM sekaligus memperkuat identitas daerah. “Harapannya produk lokal bisa digunakan di hotel dan resor di Berau,” tandasnya.

Dengan dukungan pembinaan yang berkelanjutan, ia optimistis produk sabun berbahan minyak kelapa mampu berkembang menjadi komoditas unggulan yang memberikan nilai ekonomi lebih besar bagi masyarakat dan pelaku UMKM di Berau. (sen/adv/sam)

Editor : Nurismi
#produk sabun #umkm #pemkab berau