Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Antisipasi Kewalahan di Musim Kurban, Wabup Gamalis Desak RPH Berau Ajukan Tambahan Anggota

Nurismi • Senin, 1 Juni 2026 | 13:45 WIB
Wakil Bupati Berau, Gamalis. (SENO/BP)
Wakil Bupati Berau, Gamalis. (SENO/BP)

BERAU POST – Wakil Bupati Berau, Gamalis, memberikan perhatian terhadap keterbatasan jumlah personel juru sembelih di Rumah Potong Hewan (RPH) Gunung Tabur. Kondisi tersebut dinilai perlu segera ditindaklanjuti, agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Dalam kunjungannya, Gamalis meminta kepala RPH segera mengusulkan kebutuhan tenaga juru sembelih kepada pemerintah daerah.

Ia menegaskan persoalan tersebut tidak boleh diabaikan, mengingat peran penting RPH dalam mendukung ketersediaan layanan pemotongan hewan yang aman dan nyaman.

“Segera diusulkan dan jangan sampai dilupakan,” ujarnya belum lama ini.

Menurutnya, keberadaan tenaga juru sembelih yang memadai menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran operasional RPH, terutama saat permintaan layanan meningkat.

Pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan terhadap kebutuhan fasilitas maupun sumber daya manusia yang diperlukan.

Gamalis menegaskan, perhatian terhadap RPH merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. “Pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan dengan baik,” katanya.

Dengan adanya penambahan personel, diharapkan operasional RPH Gunung Tabur semakin optimal, sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih nyaman, cepat, dan sesuai standar kepada masyarakat Berau.

Sementara Kepala UPTD RPH Gunung Tabur, Nanang Ardhiansyah, menyoroti kebutuhan penambahan sumber daya manusia di RPH.

Menurutnya, jumlah personel yang ada saat ini masih sangat terbatas dibanding daerah lain.
“Penambahan personel memang penting,” terangnya.

Ia mencontohkan, di Kota Bontang yang hanya menangani satu jenis pemotongan sapi dengan luas area kurang dari satu hektare, jumlah personelnya mencapai 15 orang.

Sementara di Kabupaten Berau, jumlah petugas aktif hanya empat orang yang terdiri dari ASN dan PPPK. “Kalau di Berau hanya ada empat saja,” katanya.

Nanang juga membandingkan dengan daerah lain seperti Purwakarta yang memiliki hingga 22 personel untuk menunjang operasional rumah potong hewan.

Karena itu, pihaknya berharap ada perhatian terhadap penambahan tenaga agar pelayanan RPH dapat semakin maksimal, terutama pada momen besar seperti Iduladha. (sen/adv/sam)

Editor : Nurismi
#wakil bupati berau gamalis #RPH Gunung Tabur