BERAU POST – Pemerintah Kabupaten Berau menggelar Gerakan Pasar Ikan Murah dalam rangka pengendalian inflasi daerah, pengentasan stunting, ketahanan pangan, serta memperingati Hari Nelayan Nasional. Kegiatan tersebut mendapat sambutan tinggi dari masyarakat sejak pagi hari.
Bupati Berau, Sri Juniarsih, mengatakan, antusiasme warga terlihat sejak sebelum kegiatan dimulai. Bahkan masyarakat sudah datang sejak pukul 06.30 Wita untuk membeli ikan dengan harga terjangkau.
“Mulai jam 08.00 Wita kegiatan dibuka, tetapi masyarakat sudah datang sejak setengah tujuh pagi,” ujarnya.
Menurutnya, potensi kekayaan maritim menjadi modal strategis pembangunan nasional, termasuk bagi Kabupaten Berau yang memiliki sumber daya laut melimpah.
Melalui bazar ikan murah tersebut, pemerintah ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan bergizi dengan harga lebih rendah dibanding harga pasar.
“Acara ini untuk menekan inflasi, menurunkan stunting dan memperkuat ketahanan pangan,” terangnya.
Sri Juniarsih juga mengapresiasi para nelayan yang terus berkomitmen menyediakan hasil tangkapan terbaik untuk masyarakat. Ia menilai para nelayan memiliki dedikasi besar dalam menjaga ketersediaan pangan daerah.
“Nelayannya memiliki dedikasi luar biasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.
Melihat tingginya animo masyarakat, Pemkab Berau berencana menjadikan pasar ikan murah sebagai agenda rutin. Program tersebut nantinya akan dilaksanakan sebulan sekali dan menyasar 13 kecamatan, khususnya wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan ikan.
“Masyarakat meminta kegiatan ini dilakukan sebulan sekali dan itu sangat mungkin dilakukan,” tandasnya.
Ia menambahkan, Berau memiliki potensi besar di sektor perikanan, baik perikanan laut maupun air tawar. Dengan pengelolaan yang optimal dan dukungan nelayan, sektor tersebut diyakini mampu mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pangan daerah. (sen/adv/sam)
Editor : Nurismi