BERAU POST - Keberangkatan jemaah haji asal Kabupaten Berau menuju Embarkasi Balikpapan tahun ini, dilakukan menggunakan penerbangan reguler.
Berbeda dengan tahun sebelumnya yang memakai pesawat carter, pemerintah daerah kini menyesuaikan mekanisme keberangkatan dengan skema penerbangan umum.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten Berau, Toto Marjito, mengatakan perubahan sistem penerbangan tersebut menjadi salah satu penyesuaian dalam pelaksanaan ibadah haji tahun 2026.
“Kalau tahun lalu carter, tahun ini menggunakan penerbangan reguler,” ujarnya.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Berau tetap memberikan fasilitas bagi para calon jemaah haji, khususnya terkait kelebihan bagasi.
Pemkab bekerja sama dengan PT Pos untuk membantu pengiriman barang milik jemaah yang tidak dapat masuk ke bagasi pesawat reguler.
Menurut Toto, langkah itu dilakukan agar para jemaah tetap nyaman selama proses keberangkatan menuju embarkasi.
“Kami menyediakan PT Pos untuk mengangkut barang yang over bagasi,” katanya.
Ia menjelaskan, koper maupun barang tambahan milik jemaah mulai dikumpulkan melalui layanan PT Pos sejak 11 Mei.
Selanjutnya barang tersebut diberangkatkan menuju gudang embarkasi di Balikpapan pada 12 Mei agar dapat diterima lebih awal sebelum kedatangan jemaah.
Tahun ini, jumlah calon jemaah haji asal Berau tercatat sebanyak 211 jemaah. “Jemaah kita 211 orang sehingga menggunakan dua pesawat,” ucapnya.
Toto menambahkan, pemerintah daerah pada dasarnya hanya berperan memfasilitasi dan menjembatani kebutuhan keberangkatan jemaah setiap tahunnya.
“Setiap tahun kami memfasilitasi dan menyambungkan kebutuhan keberangkatan jemaah,” terangnya.
Pemkab Berau berharap seluruh proses keberangkatan berjalan lancar sehingga para jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan aman dan nyaman sejak keberangkatan hingga tiba di Tanah Suci.
Sebelumnya, Bandara Kalimarau memastikan kesiapan pemberangkatan jemaah haji asal Kabupaten Berau yang dijadwalkan berangkat pada 14 Mei 2026.
Berbagai persiapan teknis hingga koordinasi lintas instansi telah dilakukan guna memastikan proses keberangkatan berjalan lancar dan aman, terutama bagi jemaah lanjut usia.
Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Kalimarau, Patah Atabri mengatakan, pihaknya telah melaksanakan rapat koordinasi bersama pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mematangkan seluruh kebutuhan keberangkatan jemaah.
“Kami sudah rapat bersama Kabag Kesra, Kemenag, dan Kemenhaj,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebanyak 211 jemaah haji asal Berau akan diberangkatkan melalui Bandara Kalimarau menggunakan dua maskapai penerbangan, yakni Sriwijaya Air dan Super Air Jet (SAJ).
“Keberangkatan dijadwalkan 14 Mei,” katanya.
Dari total jemaah tersebut, sebanyak 129 orang akan diberangkatkan menggunakan Sriwijaya Air. Sementara sisanya, termasuk petugas haji, akan menggunakan maskapai SAJ pada penerbangan sore hari.
Menurut Patah, persiapan teknis sudah mulai dilakukan sejak H-1 keberangkatan. Salah satu yang menjadi perhatian ialah pengaturan bagasi jemaah agar proses di hari keberangkatan dapat berjalan lebih cepat dan tertib.
“Bagasi akan diantar sehari sebelumnya ke gudang kargo,” jelasnya. (sen/sam)
Editor : Nurismi