BERAU POST - Meski dibantu ratusan masyarakat yang melakukan pencarian di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) penikaman warga Bujangga pada Selasa (28/4) malam, namun jajaran kepolisian belum berhasil mengamankan pelaku.
Dalam mengungkap identitas pelaku kata Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto melalui Kasubsipenmas Iptu Muhammad Kasim Kahar, pihaknya sudah memeriksa hingga lima orang saksi yang satu di antaranya termasuk istri korban.
Adapun korban katanya, hingga kini belum bisa memberikan komentar banyak, karena masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai. “Korban masih syok. Jadi kami belum meminta keterangan lebih,” ujarnya diwawancara kemarin (29/4).
Berdasarkan penelusuran sementara, pihaknya baru menemukan sarung dan sajam jenis badik yang diduga digunakan pelaku saat melakukan aksinya.
“Termasuk motifnya belum diketahui, kami masih melakukan pencarian,” tuturnya.
Terpisah, Humas RSUD dr Abdul Rivai, Dani Apri Atmaja, menjelaskan bahwa pasien tersebut pertama kali masuk ke IGD pada Selasa (28/4) sekitar pukul 20.31 Wita.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal pasien mengalami luka yang cukup serius, sehingga tim medis memutuskan segera melakukan tindakan operasi cito atau operasi darurat guna menyelamatkan pasien.
“Kondisi pasien sempat menurun, sehingga tim medis memutuskan tindakan cepat dengan operasi darurat pada dini hari,” ujarnya Rabu (29/4).
Tindakan operasi kemudian dilaksanakan pada Rabu (29/4) mulai pukul 03.00 hingga 06.30 Wita oleh tim dokter yang bertugas. Dani menyebut operasi berjalan sesuai prosedur dan kondisi pasien saat ini menunjukkan perkembangan yang cukup baik.
Usai menjalani tindakan tersebut, pasien langsung dipindahkan ke ruang perawatan intensif atau ICU untuk mendapatkan pemantauan lanjutan secara ketat oleh tim medis.
“Saat ini pasien dalam masa pemulihan pascaoperasi dan dirawat di ICU untuk observasi lebih lanjut,” terangnya.
Diberitakan sebelumnya, aksi pencurian dan kekerasan terjadi di RT 1 Jalan Bujangga, Kelurahan Bedungun, Selasa (28/4) sekira pukul 21.00 Wita.
RA pemilik rumah yang saat itu sedang bersantai, mendengar ada suara langkah kaki masuk ke dalam rumahnya. Merasa curiga, ia pun ke ruang tamu untuk melihat.
Saat melihat pelaku, korban terkejut, begitu juga pelaku. Pelaku yang menggunakan senjata tajam jenis badik, langsung menusuk korban yang mengenai mengenai bagian punggung.
Menurut keterangan keponakan korban, Rio, aksi itu terjadi saat kondisi rumah tengah ramai. “Jadi habis menusuk pelaku kabur, tante saya teriak,” ucapnya.
Warga yang mendengar teriakan langsung berhamburan keluar rumah, berupaya mengejar pelaku yang kabur di Jalan Prapatan. “Pelaku sempat terlihat menggunakan baju hitam, badannya kecil-kecil,” tuturnya.
Ia melanjutkan, warga yang melakukan pengejaran hanya sempat menemukan pelindung sajam dan sajam jenis badik diduga milik pelaku.
Hingga pukul 22.40 Wita, pelaku masih dicari warga. Ratusan warga masih menyisir area sekitar lokasi. Dikhawatirkan pelaku masih bersembunyi di dekat tempat kejadian pertama. “Masih menyisir,” ujarnya. (hmd/sam)
Editor : Nurismi