BERAU POST – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau bersama Tim Regional Telkomsel segera melaksanakan pemetaan lapangan, sebagai langkah lanjutan peningkatan kapasitas jaringan internet khususnya di kawasan wisata.
Rencana ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara Wakil Bupati Berau, Gamalis, dengan manajemen Telkomsel Regional Kalimantan beberapa waktu lalu.
Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, menyampaikan bahwa survei lapangan menjadi langkah penting untuk mengidentifikasi permasalahan jaringan yang masih terjadi di sejumlah wilayah.
“Akan ada rencana survei lapangan untuk pemetaan kembali, terutama di wilayah pesisir seperti Bidukbiduk,” ujarnya diwawancara kemarin (20/4).
Ia menjelaskan, hingga saat ini peningkatan jaringan masih terfokus pada jalur Maratua–Derawan yang telah terhubung dengan kabel optik. Sementara sejumlah kawasan lain masih memerlukan perhatian lebih, karena kualitas sinyal yang belum optimal.
“Memang saat ini baru jaringan Maratua–Derawan yang diperbaiki, sementara Bidukbiduk masih belum maksimal,” lanjutnya.
Didi menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya bersama Telkomsel yang membawahi wilayah Berau akan turun langsung melakukan pemetaan, guna mengetahui kendala teknis di lapangan.
Langkah ini diharapkan mampu memberikan solusi konkret terhadap persoalan jaringan yang dikeluhkan masyarakat.
“Kami bersama Telkomsel akan melaksanakan pemetaan bersama secepatnya untuk mengetahui persoalan yang ada,” jelasnya.
Salah satu fokus utama dalam pemetaan tersebut adalah mengkaji kondisi jaringan di wilayah pesisir yang sebenarnya sudah dilintasi kabel optik, namun masih kerap mengalami gangguan sinyal. Hal ini dinilai menjadi persoalan teknis yang perlu ditelusuri lebih dalam.
“Di pesisir itu sudah ada kabel optik, tapi seperti di Bidukbiduk sinyal masih sering hilang, padahal ada dua BTS, ini yang akan kita petakan,” katanya.
Selain Bidukbiduk, wilayah lain seperti Tabalar juga masuk dalam rencana pemetaan. Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa seluruh kawasan strategis baik wisata maupun permukiman, mendapatkan akses jaringan yang memadai.
“Termasuk Tabalar juga akan kita lihat kondisinya nanti,” tambahnya.
Tak hanya kawasan wisata, Diskominfo juga membuka peluang pengembangan jaringan di wilayah pedalaman seperti Kelay dan Segah yang dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang.
Upaya ini diharapkan mampu mendorong pemerataan akses digital di seluruh wilayah Berau.
“Kami tidak hanya fokus di wisata, tetapi juga Kelay dan Segah karena potensinya luar biasa untuk dikembangkan,” tukasnya.
Dengan adanya pemetaan ini, pemerintah daerah berharap peningkatan kualitas jaringan internet dapat segera direalisasikan sehingga mendukung sektor pariwisata dan aktivitas masyarakat secara lebih optimal.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong peningkatan kualitas jaringan telekomunikasi sebagai penopang utama sektor pariwisata.
Upaya ini ditunjukkan melalui kunjungan langsung Wakil Bupati Berau, Gamalis, ke Kantor Telkom Regional IV Kalimantan di Balikpapan, Kamis (16/4).
Kunjungan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Beru, Dedy Okto Nooryanto, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setkab Berau, Maulidiyah, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Didi Rahmadi. Rombongan diterima langsung Executive Vice President Telkom, Irwan Andrianto Nugroho, beserta jajaran manajemen.
Audiensi ini merupakan tindak lanjut atas berbagai keluhan masyarakat, khususnya di kawasan destinasi wisata yang dinilai masih mengalami keterbatasan akses jaringan telekomunikasi.
Permasalahan ini semakin terasa saat lonjakan kunjungan wisatawan terjadi, di mana kualitas sinyal dan konektivitas belum mampu mengimbangi kebutuhan.
Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengungkapkan bahwa sektor pariwisata Berau terus menunjukkan tren positif. Hingga pertengahan April 2026, jumlah kunjungan wisatawan telah mencapai lebih dari 200 ribu orang.
Angka ini diyakini masih berpotensi meningkat, seiring semakin dikenalnya destinasi unggulan seperti Pulau Derawan dan Pulau Maratua.
Ia menekankan bahwa kesiapan infrastruktur terutama jaringan telekomunikasi menjadi faktor penting dalam memberikan kenyamanan bagi wisatawan.
“Kami ingin memastikan wisatawan mendapatkan layanan terbaik, termasuk akses komunikasi yang lancar,” ujarnya. (sen/sam)
Editor : Nurismi