BERAU POST – Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong peningkatan kualitas jaringan telekomunikasi sebagai penopang utama sektor pariwisata.
Upaya ini ditunjukkan melalui kunjungan langsung Wakil Bupati Berau, Gamalis, ke Kantor Telkom Regional IV Kalimantan di Balikpapan, Kamis (16/4).
Kunjungan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Beru, Dedy Okto Nooryanto, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setkab Berau, Maulidiyah, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Didi Rahmadi.
Rombongan diterima langsung Executive Vice President Telkom, Irwan Andrianto Nugroho, beserta jajaran manajemen.
Audiensi ini merupakan tindak lanjut atas berbagai keluhan masyarakat, khususnya di kawasan destinasi wisata yang dinilai masih mengalami keterbatasan akses jaringan telekomunikasi.
Permasalahan ini semakin terasa saat lonjakan kunjungan wisatawan terjadi, di mana kualitas sinyal dan konektivitas belum mampu mengimbangi kebutuhan.
Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengungkapkan bahwa sektor pariwisata Berau terus menunjukkan tren positif. Hingga pertengahan April 2026, jumlah kunjungan wisatawan telah mencapai lebih dari 200 ribu orang.
Angka ini diyakini masih berpotensi meningkat, seiring semakin dikenalnya destinasi unggulan seperti Pulau Derawan dan Pulau Maratua.
Ia menekankan bahwa kesiapan infrastruktur terutama jaringan telekomunikasi menjadi faktor penting dalam memberikan kenyamanan bagi wisatawan.
“Kami ingin memastikan wisatawan mendapatkan layanan terbaik, termasuk akses komunikasi yang lancar,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan jaringan tidak hanya penting bagi wisatawan, tetapi juga berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Konektivitas yang baik diyakini mampu mempercepat transformasi digital, membuka peluang usaha, serta meningkatkan daya saing daerah.
Gamalis juga berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Berau dan Telkom dapat terus diperkuat. Ia menilai kolaborasi ini menjadi kunci dalam mendorong pemerataan layanan telekomunikasi, tidak hanya di kawasan wisata, tetapi juga di seluruh wilayah Berau yang mencakup 13 kecamatan, 100 kampung, dan 10 kelurahan.
“Telekomunikasi saat ini bukan lagi kebutuhan tambahan, tetapi sudah menjadi kebutuhan utama dalam mendukung perekonomian dan pelayanan publik,” tambahnya.
Senada dengan itu, Ketua DPRD Berau Dedy Okto Nooryanto, menyoroti masih adanya wilayah yang belum terjangkau jaringan secara optimal.
Ia mendorong penambahan infrastruktur, termasuk pembangunan menara telekomunikasi di beberapa titik strategis.
Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah Pulau Kaniungan. Selain sebagai destinasi wisata, kawasan tersebut juga menjadi lokasi aktivitas nelayan yang sangat membutuhkan akses komunikasi.
“Jaringan ini penting, bukan hanya untuk wisatawan, tetapi juga untuk masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup dari laut,” jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, EVP Telkom Irwan Andrianto Nugroho, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan infrastruktur telekomunikasi di Berau. Ia menyebut pihaknya telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas layanan di wilayah tersebut.
Irwan juga mengakui bahwa Berau memiliki potensi besar di sektor pariwisata yang perlu didukung dengan infrastruktur digital yang memadai. Oleh karena itu, Telkom melalui anak usahanya, Telkomsel, telah mengambil sejumlah langkah konkret.
Salah satunya penambahan kapasitas bandwidth di Pulau Derawan. Jika sebelumnya kapasitas hanya sekitar 750 Mbps, kini telah ditingkatkan menjadi 1.200 Mbps. Peningkatan ini diharapkan mampu memperbaiki kualitas jaringan, terutama saat terjadi lonjakan pengguna.
Tidak hanya itu, penguatan jaringan juga dirancang untuk memperluas jangkauan hingga ke Pulau Maratua dan wilayah sekitarnya. Telkom juga melakukan pembenahan infrastruktur serta peningkatan kualitas layanan secara bertahap.
Sebagai langkah lanjutan, Telkom berencana melakukan survei lapangan guna mengidentifikasi kebutuhan riil di setiap wilayah.
Hasil survei tersebut nantinya akan dibahas bersama para pemangku kepentingan melalui forum diskusi kelompok atau Focus Group Discussion (FGD).
Melalui upaya ini, diharapkan perencanaan pengembangan jaringan dapat lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat maupun sektor pariwisata.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan penyedia layanan telekomunikasi ini menjadi bagian penting dalam mendorong percepatan transformasi digital di Berau.
Dengan jaringan yang semakin kuat dan merata, diharapkan sektor pariwisata dapat berkembang lebih optimal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. (sen/sam)
Editor : Nurismi