BERAU POST – Penanganan ruas jalan nasional yang menghubungkan Kecamatan Tanjung Redeb hingga perbatasan Bulungan, Kalimantan Utara terus dikebut Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur.
Sejumlah pekerjaan infrastruktur saat ini sedang berlangsung di beberapa titik, guna meningkatkan kualitas jalan sekaligus memastikan jalur mudik Lebaran dapat dilalui dengan aman dan nyaman.
Koordinator Lapangan (Koorlap) PPK 2.6 BBPJN Kaltim, Akhmad Supriyatno, menjelaskan, proyek tersebut terus berjalan dengan fokus pada penanganan titik-titik prioritas di sepanjang ruas jalan.
Menurutnya, peningkatan kualitas jalan dilakukan melalui berbagai pekerjaan konstruksi yang disesuaikan dengan kondisi lapangan.
Salah satunya pembangunan saluran drainase, serta pengerjaan bahu jalan di kawasan Poros Bulungan pada STA 43 yang mengarah ke batas wilayah Bulungan.
Selain itu, tim di lapangan juga melakukan penanganan longsoran di Jalan Poros Labanan, tepatnya di STA 5.
Penanganan sementara dilakukan dengan pemasangan sandbag serta timbunan material untuk menjaga stabilitas badan jalan agar tetap aman dilalui kendaraan.
“Penanganan sementara ini dilakukan agar kondisi jalan tetap aman dilalui sambil menunggu penanganan permanen,” jelasnya belum lama ini.
Pekerjaan lainnya meliputi pembangunan bahu jalan di sejumlah titik di Jalan Poros Labanan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat struktur jalan, sekaligus memberikan ruang aman bagi kendaraan yang melintas di jalur tersebut.
Supriyatno menuturkan, perbaikan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum untuk meningkatkan kualitas jaringan jalan nasional di Kabupaten Berau.
“Pekerjaan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas jalan, sekaligus memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pengguna jalan,” katanya.
Adapun ruas yang saat ini menjadi fokus penanganan meliputi Jalan Poros Labanan–Simpang Kilo 5, jalur dalam kota Tanjung Redeb hingga Simpang Kilo 5 menuju batas Kabupaten Bulungan.
Di sejumlah titik, pekerjaan yang dilakukan mencakup pelebaran bahu jalan serta pelapisan ulang atau overlay aspal.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah tikungan “S” di ruas Jalan Poros Labanan yang selama ini dikenal rawan kecelakaan.
Di titik tersebut dilakukan overlay aspal untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus memperbaiki kualitas permukaan jalan.
Selain itu, penambalan lubang juga dilakukan di sepanjang ruas jalan yang mengalami kerusakan, sementara pada titik yang mengalami penurunan permukaan dilakukan pekerjaan leveling.
Pekerjaan ini terutama dilakukan di Jalan Ahmad Yani yang mengarah ke perbatasan Bulungan.
“Selain penambalan lubang, kami juga melakukan leveling di beberapa titik yang mengalami penurunan,” terangnya.
Penanganan longsor juga menjadi bagian penting dari pekerjaan yang sedang berlangsung.
Di ruas Labanan dilakukan penanganan sementara menggunakan sandbag, sedangkan di jalan arah batas Bulungan dilakukan penanganan terhadap longsoran yang sebelumnya sempat mengganggu akses jalan.
Seluruh pekerjaan tersebut diprioritaskan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan, terutama menjelang momen Lebaran yang diperkirakan akan meningkatkan mobilitas masyarakat.
“Seluruh upaya ini diprioritaskan demi kelancaran arus mudik dan aktivitas masyarakat selama Lebaran,” tandasnya.
Upaya perbaikan jalan nasional ini pun mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Salah seorang warga Berau, Indri, menyambut baik perbaikan yang dilakukan karena jalur tersebut kerap dilaluinya saat pulang kampung.
“Alhamdulillah kalau diperbaiki, jadi perjalanan bisa lebih nyaman dan aman,” katanya.
Ia menuturkan, setiap Lebaran biasanya mengunjungi keluarga yang berada di Kalimantan Utara, tepatnya di Tanjung Selor dan kawasan Tanah Kuning, Kabupaten Bulungan. Karena itu, kondisi jalan yang baik sangat membantu kelancaran perjalanan.
“Kalau Lebaran biasanya saya ke keluarga di Tanjung Selor dan Tanah Kuning, jadi pasti lewat jalur perbatasan itu,” pungkasnya. (sen/sam)
Editor : Nurismi