Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Bupati Sri Juniarsih Ajak Warga Berau Bayar Zakat: Harta Bersih, Hati Tenang, dan Rezeki Bertambah!

Beraupost • Rabu, 4 Maret 2026 | 12:45 WIB

TUNAIKAN ZAKAT: Bupati Berau, Sri Juniarsih, saat menunaikan zakat yang dihimpun oleh Baznas Berau, di Balai Mufakat, Senin (2/3). (IZZA/BP)
TUNAIKAN ZAKAT: Bupati Berau, Sri Juniarsih, saat menunaikan zakat yang dihimpun oleh Baznas Berau, di Balai Mufakat, Senin (2/3). (IZZA/BP)

BERAU POST – Bupati Berau, Sri Juniarsih, mengajak masyarakat menunaikan zakat pada bulan suci Ramadan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) maupun lembaga amil zakat lainnya.

Ajakan itu disampaikan sebagai pengingat, bahwa zakat merupakan kewajiban yang tidak terpisahkan dari ibadah Ramadan.

Ramadan bukan hanya tentang puasa dan salat tarawih, tetapi juga momentum menunaikan kewajiban sosial sebagai sesama muslim.

Ia menegaskan zakat bukan sekadar bentuk ketakwaan kepada Allah SWT, melainkan juga wujud kepedulian terhadap saudara-saudara yang membutuhkan.

“Di bulan Ramadan selain berpuasa dan tarawih, salah satu hal yang tidak bisa kita tinggalkan adalah membayar zakat. Bukan hanya bentuk takwa, tetapi juga kepedulian kita kepada sesama muslim yang duafa," katanya kepada awak media Senin (2/3).

"Zakat membersihkan harta kita dan juga membersihkan hati kita. Insyaallah orang yang berzakat dan bersedekah bukan semakin miskin, tetapi justru akan ditambahkan rezekinya,” sambung Bupati.

Ia juga mengingatkan bahwa perintah menunaikan zakat telah ditegaskan dalam Alquran, di antaranya dalam Surah Al-Baqarah ayat 3 yang memerintahkan untuk mendirikan salat dan menunaikan zakat.

Menurutnya, zakat merupakan rukun yang harus dilaksanakan dan memiliki dimensi sosial yang luas.

“Dalam ranah yang lebih luas, menunaikan zakat adalah bentuk kepedulian kita kepada sesama,” katanya.

Sri Juniarsih menilai berbagai program yang telah dijalankan Baznas Berau menunjukkan komitmen dalam membantu masyarakat kurang mampu.

Mulai dari paket Ramadan bagi warga tidak mampu, bantuan untuk anak sekolah, hingga dukungan bagi pelaku UMKM.

Ia menyebut program tersebut merupakan upaya nyata untuk mengurangi kesenjangan sosial di tengah masyarakat.

“Sebagai muslim kita harus menyadari perintah zakat. Di situ kita menemukan harkat paling utama, yakni hubungan kita dengan sesama manusia. Mengentaskan kemiskinan dan menuntaskan kesenjangan ekonomi, sehingga terwujud masyarakat yang madani, baik dari sisi pemberi maupun penerima,” ucapnya.

Ia berharap masyarakat Berau dapat menyalurkan zakatnya melalui lembaga resmi agar pendistribusiannya lebih terarah dan tepat sasaran.

Sementara Ketua Baznas Berau, Gazali, menjelaskan, tugas Baznas dan amil zakat lainnya adalah mengumpulkan serta mendistribusikan Zakat Infak dan Sedekah (ZIS) sesuai ketentuan syariat.

Ia menyebut pengumpulan zakat merujuk pada perintah Allah SWT dalam Surah At-Taubah ayat 103, sedangkan pendistribusiannya mengacu pada Surah At-Taubah ayat 60.

“Tugas Baznas dan amil zakat lainnya mengumpulkan zakat infak dan sedekah sesuai perintah Allah SWT, dan mendistribusikannya juga sesuai ketentuan yang sudah diatur,” jelasnya.

Tahun ini Baznas Berau mengusung tema “Zakat Menguatkan Indonesia”. Pada 2025 lalu, Baznas Berau meraih tiga penghargaan, sedangkan pada 2026 kembali memperoleh satu penghargaan yang ditetapkan Baznas RI.

Dari sisi penghimpunan dan penyaluran, Gazali menyebut total zakat, infak dan sedekah yang terhimpun mencapai Rp 6,8 miliar. Dari jumlah itu, Rp 5,3 miliar telah disalurkan dan masih tersisa sekitar Rp 1,1 miliar.

Penyaluran terbesar dialokasikan kepada 235 mustahik tetap yang masing-masing menerima bantuan Rp 400 ribu per bulan.

Dengan skema tersebut, setiap bulan Baznas menggelontorkan sekitar Rp 94 juta atau lebih dari Rp 1 miliar dalam setahun.

Selain itu, sejumlah program juga dilaksanakan selama Ramadan tahun ini di antaranya penyaluran Paket Ramadan Bahagia sebanyak 1.000 paket, Paket Ceria Ramadan untuk 1.000 siswa SD dan SMP, pendistribusian zakat fitrah, fidyah dan zakat mal, hingga safari Ramadan dan pembukaan gerai konter zakat di 10 lokasi.

"Selain itu, Baznas juga menerima hibah dari Pemerintah Kabupaten Berau sebesar Rp 500 juta serta dukungan CSR perusahaan. Total penerimaan tahun ini dari berbagai donatur mencapai Rp 2,2 miliar," sebutnya.

Di sisi lain, Baznas Berau masih menghadapi sejumlah kebutuhan, di antaranya perbaikan Rumah Sehat Baznas yang mengalami kebocoran, serta pengadaan ambulans baru.

"Ambulans yang ada saat ini dinilai sudah tua, sementara mobilitas pasien cukup tinggi, terutama rujukan dari Berau ke Balikpapan, Samarinda, Bulungan, hingga Tarakan," terangnya.

Pihaknya telah mengajukan bantuan kepada perusahaan dan pemerintah daerah, serta mendapat komitmen dukungan dari salah satu retail modern untuk pengadaan ambulans.

"Diharapkan dalam dua hingga tiga bulan ke depan, ambulans baru dapat terealisasi untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat," tutupnya. (aja/sam)

Editor : Nurismi
#Baznas Berau #zakat #Bupati Berau Sri Juniarsih #ramadan