BERAU POST – Aksi pencurian batu nisan di pemakaman yang terjadi beberapa hari terakhir ini menyita banyak perhatian dari masyarakat dan pihak kepolisian.
Diketahui, aksi tak terpuji tersebut telah terjadi di salah satu pemakaman yang berada di Kecamatan Teluk Bayur.
Di ruang publik, beragam spekulasi bermunculan. Banyak warga mempertanyakan motif di balik dugaan pencurian benda yang dianggap sakral dan memiliki nilai emosional tinggi bagi keluarga almarhum. Keresahan itu tergambar jelas dari salah satu komentar netizen di grup WhatsApp.
Merespons kabar yang telanjur menyebar luas, jajaran kepolisian bergerak cepat melakukan penelusuran awal.
Kasubsipenmas Sihumas Polres Berau, Iptu Muhammad Kasim Kahar, mengaku bahwa informasi tersebut telah diterima pihaknya.
“Betul kami telah menerima laporan-laporan soal peristiwa itu,” ujarnya saat dikonfirmasi oleh awak media ini kemarin (17/2).
Dengan adanya laporan tersebut, pihaknya pun sudah melakukan koordinasi dengan pihak Polsek Teluk Bayur agar dapat menindaklanjuti peristiwa tersebut.
“Informasinya sudah kami teruskan ke Kapolsek dan nanti mereka yang akan menindaklanjuti hal itu,” katanya.
Kapolsek Teluk Bayur, AKP Budi Witikno, saat dikonfirmasi juga membenarkan adanya hal tersebut.
Menurutnya, isu yang kembali mencuat di media sosial diduga merujuk pada peristiwa lama yang kembali diperbincangkan warga.
“Itu kejadiannya sudah lama dan kembali menjadi perbincangan baik di sosial media hingga di grup-gerup WhatsApp,” sebut Budi.
Namun, dirinya juga menyebut bahwa pihaknya akan terus mengawasi dan tetap berjaga agar kejadian serupa tidak terulang.
Tentunya, dirinya juga berpesan kepada masyarakat untuk dapat membantu pihak kepolisian jika melihat atau mengetahui adanya kejahatan di wilayahnya masing-masing.
“Kami akan terus berupaya sehingga tidak ada kasus kriminalitas di wilayah hukum Polsek Teluk Bayur, dan kami juga akan melakukan patroli untuk menekan kasus kriminalitas,” tutupnya. (aky/sam)
Editor : Nurismi