Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

APBD Berau 2026 Turun Drastis! Saatnya Petinggi dan Wakil Rakyat Beri Contoh Nyata Soal "Ikat Pinggang Kencang"

Beraupost • Rabu, 28 Januari 2026 | 08:15 WIB
Daeng Sikra
Daeng Sikra

PERNAH mendengar kalau di masa almarhum Arifin Saidi menjabat Bupati Berau, berapa APBD waktu itu? Angkanya di bawah RP 100 miliar. Sebagian orang pasti tak percaya.

Para wakil rakyat saat itu hanya bisa tersenyum. Anggaran di DPRD juga tidak banyak. Mereka tidak seenaknya berangkat ke luar daerah. Jauh beda dengan situasi sekarang.

Untungnya di masa sulit begitu, ketika ada kegiatan luar daerah masih bisa mengajak wartawan. Pak Jebar Hakim dan saya sering diajak bersama. Saya tak pernah mendengar wartawan diajak serta dalam kunker DPRD.

Anggaran sedikit, juga memaksa seorang bupati tidak leluasa berangkat keluar daerah. Waktunya lebih banyak di tempat. Dengan begitu, bisa merekam perkembangan dan dinamika yang terjadi dimasyarakat.

Instansi juga begitu. Memaklumi minimnya anggaran. Instansi dan jajarannya tak pernah terdengar mengeluh. Santai-santai saja.

Jangankan anggaran kegiatan, untuk perjalanan dinas ke Samarinda saja terbatas. Mungkin hanya sekali setiap semester.

Kata teman saya di Warung Pojok. Kita tak bisa membandingkan yang dulu dan sekarang. Sekarang anggaran berkurang sedikit seperti dunia kiamat.

Makanya yang diperlukan sekarang adalah semangat bekerja. Disaat anggaran sedikit disinilah kita diukur kinerjanya. Kan gaji kada berkurang, ungkapnya.

Tahun 2026, APBD Berau kabarnya berkurang lumayan banyak. Perlu penghematan dibanyak sektor.

Perlu efisiensi. Yang biasa rancak tulak, yaa dikurangi. Para wakil rakyat juga begitu. Hendaknya memberi contoh. Perjalanan dinas perlu di efisienkan.

Jangan karena anggaran sedikit, semangat jadi menurun drastis. Para petinggi pun begitu. Satu sisi bicara efisiensi, sisi lain justru para petinggi mempertontonkan aktivitas berangkatnya yang jumlah sering.

Tidak salah bila ada akun medsos yang memunculkan jumlah kehadiran di kantor dengan jam terbang berangkat.

Tetaplah semangat walau tahun ini anggaran menurun. Dulu ada sebutan ikat pinggang kencang. Agaknya sekarang juga perlu lebih kencang lagi. (sam)
@daengsikra.id

Editor : Nurismi
#Catatan #Daeng Sikra