Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Pesona Barakuda Maratua: Bupati Berau Desak Promosi Masif hingga ke Televisi Nasional!

Beraupost • Jumat, 9 Januari 2026 | 10:25 WIB
LEBIH AKTIF: Bupati Berau Sri Juniarsih, meminta Disbudpar Berau mempromosikan potensi wisata barakuda di perairan Maratua sebagai daya tarik unggulan wisata bahari Kabupaten Berau. (ISTIMEWA)
LEBIH AKTIF: Bupati Berau Sri Juniarsih, meminta Disbudpar Berau mempromosikan potensi wisata barakuda di perairan Maratua sebagai daya tarik unggulan wisata bahari Kabupaten Berau. (ISTIMEWA)

BERAU POST  – Bupati Berau Sri Juniarsih meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau lebih masif mempromosikan promosi wisata, khususnya spot selam barakuda yang berada di perairan Maratua.

Sebagai salah satu potensi unggulan wisata bahari Kabupaten Berau yang dinilai memiliki daya tarik khusus, hal itu katanya perlu diperkenalkan secara lebih luas kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.

Dikatakan, pengembangan sektor pariwisata harus menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau.

Mengingat posisi Kabupaten Berau yang selama ini dikenal memiliki destinasi wisata unggulan dan potensi kepariwisataan yang luar biasa di tingkat Provinsi Kalimantan Timur.

Meski dihadapkan pada dinamika keterbatasan anggaran, upaya untuk memajukan pariwisata ditegaskannya tidak boleh berhenti.

Seluruh OPD diminta untuk berinovasi dan berkreasi dan mengangkat potensi sumber daya pariwisata yang dimiliki Berau.

"Sektor ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD)," ungkapnya Rabu (7/1).

Lanjutnya, salah satu upaya yang disoroti adalah promosi melalui media, termasuk kemungkinan menayangkan potensi tersebut di televisi nasional dalam durasi tertentu, atau mengundang pihak-pihak terkait dalam program siaran yang memiliki jangkauan luas.

"Supaya potensi barakuda itu bisa terekspos. Kalau bisa tampilkan di tv nasional untuk tayang," ucapnya.

Selain itu, keberadaan kawasan geopark di Berau juga dinilai memiliki nilai strategis dalam menarik kunjungan wisatawan, termasuk kalangan ilmuwan dan tamu dari berbagai daerah maupun negara.

"Kalau perlu dibuatkan tulisan geopark di destinasi wisata yang masuk dalam kawasan geopark agar wisatawan tahu bahwa destinasi itu dilindungi," katanya.

Dengan potensi tersebut, pariwisata Berau diharapkan mampu menghadirkan lebih banyak kunjungan, terlebih dengan dukungan fasilitas akomodasi yang kini dinilai semakin memadai, termasuk keberadaan hotel-hotel yang ada.

Oleh karena itu, Sri Juniarsih menekankan perlunya tindak lanjut konkret dari perangkat daerah terkait untuk memikirkan cara-cara efektif dalam pemasaran pariwisata, hingga dapat mengundang wisatawan datang ke Berau.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Warji, mengatakan, keberadaan barakuda di perairan Maratua merupakan salah satu keunikan yang memiliki daya tarik tersendiri bagi sektor pariwisata.

Ia menilai potensi tersebut layak diangkat sebagai bagian dari promosi wisata.

"Potensi barakuda yang berada di perairan Maratua dapat dikategorikan sebagai destinasi eksklusif, mengingat keberadaannya yang relatif langka dan menjadi daya tarik wisata bawah laut," jelasnya.

Potensi tersebut lanjutnya, dapat dimasukkan sebagai salah satu materi utama dalam promosi pariwisata Berau, khususnya untuk menarik minat wisatawan yang memiliki ketertarikan pada wisata bahari dan penyelaman.

Terkait strategi promosi wisata yang efektif, tentunya tidak terlepas dari pemanfaatan berbagai media seperti website, media elektronik, promosi di bandara berstandar internasional, videotron, hingga billboard.

"Tapi pelaksanaan promosi ini sangat bergantung pada ketersediaan anggaran, terlebih pada tahun 2026 ini alokasi anggaran mengalami pemangkasan yang cukup signifikan," bebernya.

Namun, Disbudpar Berau tetap menyusun sejumlah program pemasaran pariwisata yang meliputi promosi melalui videotron di sejumlah daerah seperti Bali, Jogjakarta, Balikpapan, serta beberapa wilayah di Kalimantan Timur.

Selain itu, promosi juga dilakukan di bandara internasional yang menjadi pintu masuk utama wisatawan di antaranya di Jakarta, Surabaya, dan Bali, serta melalui media kabin transportasi umum dan pembuatan video promosi pariwisata.

Warji juga menyebutkan rencana kolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau dalam penyediaan konten promosi.

Dia berharap konten yang ditayangkan melalui videotron tidak hanya menampilkan tarian daerah, tetapi juga diisi dengan berbagai konten menarik lainnya yang menampilkan potensi pariwisata Berau.

Selain itu, Disbudpar Berau juga merencanakan pemasaran melalui mega billboard serta pencetakan buku profil promosi wisata.

Terkait arahan bupati mengenai pemasangan logo geopark di destinasi wisata yang termasuk dalam kawasan geopark, Warji menyampaikan bahwa langkah tersebut memang perlu dilakukan.

Namun, ia mengaku bahwa rencana tersebut belum masuk dalam alokasi anggaran tahun ini, sehingga masih memerlukan pembahasan dan penyesuaian ke depan. "Tentunya kami akan mengikuti arahan dari Bupati Berau," tegasnya. (aja/sam)

Editor : Nurismi
#pesona bawah laut #barakuda #Kabupaten Berau #maratua