Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Jadwal Berubah! Penerbangan Wings Air Kalimarau-Maratua Baru Beroperasi 16 Januari 2026

Beraupost • Senin, 29 Desember 2025 | 13:05 WIB
BERUBAH: Penerbangan perdana maskapai komersial rute Kalimarau-Maratua yang sedianya dilaksanakan 4 Januari mendatang diundur menjadi 16 Januari 2025 mendatang. (BERAU POST)
BERUBAH: Penerbangan perdana maskapai komersial rute Kalimarau-Maratua yang sedianya dilaksanakan 4 Januari mendatang diundur menjadi 16 Januari 2025 mendatang. (BERAU POST)

BERAU POST – Rencana penerbangan perdana Wings Air untuk rute Kalimarau–Maratua mengalami penyesuaian jadwal.

Jika sebelumnya dijadwalkan terbang pertama pada 4 Januari mendatang, kini penerbangan perdana tersebut dipastikan mundur dan baru akan beroperasi pada 16 Januari 2026.

Calon penumpang pun sudah dapat melakukan pembelian tiket melalui berbagai laman penjualan tiket daring.

Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Kalimarau, Patah Atabri, mengatakan, perubahan jadwal tersebut merupakan informasi resmi yang telah diterima pihak bandara dari maskapai.

Dengan kepastian itu, seluruh persiapan operasional di Bandara Kalimarau juga menyesuaikan dengan tanggal penerbangan perdana yang baru. “Ini jadwal penerbangan yang pasti kami terima dari pihak maskapai,” terangnya.

Berdasarkan pantauan pada laman penjualan tiket daring, Traveloka, harga tiket penerbangan sekali jalan untuk rute Kalimarau–Maratua dipatok sebesar Rp 931 ribu.

Harga tersebut dinilai lebih tinggi dibandingkan penerbangan perintis yang selama ini melayani rute ke wilayah kepulauan di Kabupaten Bera, yang biasanya dibanderol dengan harga Rp 280 ribu - Rp 400 ribu.

Patah Atabri menjelaskan, perbedaan tarif tersebut terjadi karena status penerbangan yang berbeda. Rute Kalimarau–Maratua yang akan dioperasikan Wings Air merupakan penerbangan komersial reguler, bukan penerbangan perintis bersubsidi.

“Penerbangan ini kelas komersial sehingga tidak mendapat subsidi angkutan dari pemerintah,” jelasnya.

Selama ini, penerbangan ke wilayah kepulauan seperti Maratua umumnya dilayani melalui skema penerbangan perintis dengan dukungan subsidi pemerintah.

Skema tersebut bertujuan membuka akses transportasi udara bagi daerah terpencil dengan harga tiket yang lebih terjangkau. Namun, untuk rute baru ini mekanisme tersebut tidak berlaku.

Meski begitu, pihak bandara menilai kehadiran rute komersial ini tetap membawa dampak positif, khususnya dalam memperkuat konektivitas udara ke kawasan wisata unggulan di Kabupaten Berau.

“Kami berharap ini menjadi jalur konektivitas baru yang lebih efisien,” kata Patah.

Ia menyebut, rute Kalimarau–Maratua akan memudahkan mobilitas wisatawan dari berbagai daerah menuju Maratua.

Akses penerbangan dapat dikombinasikan dengan berbagai rute, seperti Jakarta–Berau–Maratua atau Surabaya–Balikpapan–Berau–Maratua pulang-pergi. “Konektivitasnya beragam dan memudahkan wisatawan menuju Maratua,” ujarnya.

Selain mendukung sektor pariwisata, penerbangan ini juga diharapkan menjadi alternatif angkutan udara bagi masyarakat Berau.

Baik untuk perjalanan penumpang maupun potensi angkutan barang tertentu ke depannya. “Ini bisa menjadi variasi angkutan udara bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya, kepastian pembukaan penerbangan reguler perdana dari dan menuju Bandara Maratua kian terang.

Maskapai Wings Air yang berada di bawah naungan Lion Group memastikan akan melayani rute Kalimarau–Maratua mulai 4 Januari 2026. Kehadiran rute ini dinilai menjadi tonggak penting dalam memperkuat konektivitas udara ke wilayah kepulauan di Kabupaten Berau.

Corporate Communications Strategic Lion Group, Danang Mandala Prihantoro, menyampaikan bahwa Berau akan memegang peran strategis sebagai simpul utama perjalanan udara.

Dari Bandara Kalimarau, masyarakat maupun wisatawan dapat melanjutkan perjalanan langsung menuju Maratua dan Derawan.

“Berau berperan sebagai simpul utama perjalanan sekaligus pintu masuk strategis pariwisata kepulauan,” ujarnya melalui keterangan persnya.

Ia menjelaskan, penerbangan reguler Wings Air rute Kalimarau–Maratua akan beroperasi tiga kali dalam sepekan, masing-masing pada hari Rabu, Jumat, dan Minggu.

Jadwal ini diharapkan mampu memberikan kepastian perjalanan, baik bagi masyarakat lokal maupun wisatawan yang hendak berkunjung ke kawasan pesisir dan pulau-pulau terluar Berau.

Menurut Danang, konektivitas udara ini tidak hanya berorientasi pada sektor pariwisata, tetapi juga berdampak luas terhadap pergerakan masyarakat dan aktivitas ekonomi.

Akses penerbangan yang konsisten akan memperlancar mobilitas tenaga kerja, distribusi logistik, hingga mendukung layanan publik dan sektor usaha lokal.

“Konektivitas ini memberi manfaat nyata bagi mobilitas masyarakat, logistik, hingga penguatan ekonomi pesisir,” katanya. (sen/sam)

Editor : Nurismi
#berau #jadwal penerbangan #maratua