Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Waduh! 2.508 Orang Belum Ambil BLTS, Hari Ini Kantor Pos Tanjung Redeb Target Selesai Disalurkan

Beraupost • Minggu, 30 November 2025 | 09:30 WIB
ILUSTRASI: Kantor Pos Tanjung Redeb menyalurkan BLTS Kesra, program dari Kemensos untuk menekan inflasi pada akhir tahun. (IZZA/BP)
ILUSTRASI: Kantor Pos Tanjung Redeb menyalurkan BLTS Kesra, program dari Kemensos untuk menekan inflasi pada akhir tahun. (IZZA/BP)

BERAU POST  – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) kesejahteraan rakyat (Kesra) melalui Kantor Pos Tanjung Redeb masih berlangsung.

Hingga 27 November, tercatat baru 57 persen penerima yang telah mengambil bantuan tersebut.

Kepala Kantor Pos Tanjung Redeb, Ayu Kartika, menuturkan, sebanyak 5.898 penerima manfaat di wilayah Berau terdaftar sebagai penerima BLTS Kesra.

Hingga Kamis 27 November, penyaluran sudah mencapai sekitar 57 persen atau 3.390 penerima.

Sementara sisanya sebanyak 2.508 penerima, masih dalam proses dan ditargetkan tuntas sebelum masa pembayaran utama berakhir pada 30 November.

“Jadi masih tersisa 2.508 penerima yang masih akan disalurkan dengan masa bayar utama sampai tanggal 30 November,” katanya.

Dijelaskan, bantuan itu menjadi salah satu program pemerintah pusat yang diberikan dalam periode tertentu dan tidak berjalan sepanjang tahun, sebab sifatnya responsif atau situasional sesuai kondisi ekonomi maupun kebijakan yang sedang diterapkan.

Pun BLTS Kesra yang disalurkan di pengujung tahun ini berbeda dengan program bantuan sebelumnya, bantuan tersebut diberikan untuk menekan tekanan inflasi menjelang akhir tahun.

Data penerimanya pun sepenuhnya berasal dari Kementerian Sosial (Kemensos).

“Kalau untuk BLTS Kesra ini baru disalurkan di akhir tahun ini. Tujuannya untuk menekan inflasi di akhir tahun informasinya dari pemerintah seperti itu,” ujarnya.

Pihaknya menggunakan tiga pola penyaluran untuk memastikan bantuan dapat diterima seluruh penerima sesuai kategori.

Pola pertama penyaluran langsung di kantor Pos, bagi masyarakat di wilayah yang dekat dengan kantor pos.

Pola kedua dilakukan melalui komunitas, biasanya di wilayah yang jauh dari akses kantor pos dan dilakukan di kantor kelurahan atau kecamatan.

Sementara pola ketiga door to door, dilakukan khusus untuk lansia, disabilitas, atau penerima dengan kondisi sakit yang tidak memungkinkan hadir ke lokasi pembayaran.

Jadwal penyaluran bagi warga telah disusun sejak pekan sebelumnya dan dibagi berdasarkan wilayah kelurahan.

Meski begitu, masih ada masyarakat yang hadir di luar jadwal yang sudah ditentukan, sehingga memunculkan antrean pada hari tertentu.

Kondisi itu menjadi salah satu penyebab penyaluran belum sepenuhnya tuntas meski jadwal sudah berjalan.

Adapun setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp 600 ribu untuk periode tiga bulan atau Rp 200 ribu per bulan.

Kategori penerima merupakan warga kurang mampu yang bukan bagian dari aparatur negara seperti PNS, P3K, serta anggota TNI dan Polri.

Untuk Kecamatan Tanjung Redeb, Kelurahan Gayam tercatat sebagai penerima terbanyak dengan sekitar 400 penerima manfaat.

Ayu menyebut hal itu wajar, karena jumlah penduduk juga lebih besar dibandingkan kecamatan lain.

Namun, pihaknya akan terus memastikan pelayanan tetap dibuka hingga hari terakhir penyaluran, bahkan pada Minggu 30 November pelayanan tetap berjalan agar masyarakat yang belum sempat hadir dapat tetap menerima haknya.

"Saat ini, kantor pos yang beroperasi di Berau berjumlah tujuh cabang dan seluruhnya turut mendukung distribusi bantuan tersebut," ungkapnya. (aja/sam)

Editor : Nurismi
#Penyaluran BLTS #Kabupaten Berau