BERAU POST - Pelaksanaan Kemah Dewan Kerja Daerah (DKD) Kalimantan Timur 2025 di Bumi Perkemahan (Buper) Mayang Mangurai II, Kabupaten Berau, berlangsung meriah dan sarat pesan pembinaan generasi muda.
Kegiatan yang sekaligus memperingati Hari Pramuka ke-64 ini dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, yang menegaskan kembali posisi Gerakan Pramuka sebagai pilar penting ketahanan bangsa dalam berbagai dinamika era modern pada Sabtu (15/11).
Wagub menekankan bahwa tema Hari Pramuka ke-64 tahun ini, yakni kolaborasi untuk membangun ketahanan bangsa, bukan sekadar slogan.
Ia menilai semangat tersebut menjadi penguat jati diri Pramuka sebagai insan Pancasila, sekaligus pengawal keutuhan NKRI dalam berbagai aspek kehidupan.
“Gerakan Pramuka jadi benteng bangsa,” terangnya.
Dirinya menegaskan pentingnya peran Pramuka dalam menjaga nilai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan persatuan nasional.
Pada kesempatan itu, ia menyampaikan tiga pesan penting kepada seluruh peserta kemah.
Pertama, menjadikan kegiatan ini sebagai ruang silaturahmi antardaerah untuk memperkuat jejaring antarkader muda.
Kedua, menjadikan alam sebagai guru terbaik dengan menanamkan kecintaan terhadap lingkungan sekaligus memahami pentingnya keberlanjutan.
Ketiga, meningkatkan kompetensi untuk mengikuti perkembangan zaman sebagai bagian dari generasi yang adaptif.
Wagub juga memberikan apresiasi khusus terhadap kualitas Buper Mayang Mangurai II yang dinilainya sebagai salah satu lokasi terbaik di Kaltim.
Ia menggarisbawahi bahwa kawasan ini merupakan contoh nyata kolaborasi ideal antara pemerintah dan perusahaan yang menghibahkan lahan untuk kepentingan publik.
“Buper di Berau ini akan menjadi contoh, hal ini positif, bagaimana perusahaan dan pemerintah bisa kolaboratif,” tandasnya.
Ketua Kwarcab Pramuka Berau, Syarifatul Syadiah, turut menyampaikan rasa syukur atas penilaian positif dari Wakil Gubernur.
Ia menuturkan dinamika pelaksanaan kegiatan Pramuka di lapangan yang seringkali terhambat kondisi cuaca tidak menentu.
“Ya kami bersyukur atas penilaian pak Wagub Seno Aji atas Buper di Berau,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kehadiran fasilitas pendukung di Mayang Mangurai II menjadi solusi saat cuaca ekstrem seperti hujan deras, karena peserta dapat berlindung di pendopo besar atau area beraspal.
Menurutnya, perhatian pemerintah dan pihak-pihak yang ikut berkontribusi dalam pembangunan kawasan Buper menjadi modal penting untuk jangka panjang.
Karena alasan itulah, Kwarda Kaltim memutuskan untuk mengalokasikan Berau sebagai tuan rumah kegiatan Pramuka tingkat daerah pada tahun depan. Ia juga sekaligus memastikan bahwa lomba tingkat se-Kaltim juga akan dipusatkan di Berau.
“Alhamdulillah, Kwarda akan alokasikan Berau melaksanakan acara tahun depan,” sambungnya.
Di sisi lain, Bupati Berau, Sri Juniarsih, memberikan apresiasi atas prestasi Kwarcab Berau yang meraih predikat Kwarcab Tergiat Terbaik Ketiga pada peringatan Hari Pramuka ke-64 tingkat Kaltim di Samarinda. Ia menilai pencapaian tersebut merupakan bukti kerja keras seluruh unsur Pramuka.
“Kami bersyukur atas pencapaian luar biasa ini,” ujarnya.
Sri menegaskan bahwa Pramuka memegang peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tangguh dan berkarakter kuat di tengah berbagai tantangan zaman.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Berau dan sebagai Kamabicab, saya mengucapkan selamat Hari Pramuka ke-64 dan sukses untuk pelaksanaan Kemah Dewan Kerja se-Kaltim,” ujarnya.
Ia berharap kemah ini menjadi momentum memperkuat sinergi untuk pembangunan karakter generasi muda di seluruh kabupaten dan kota di Kaltim.
“Semoga kolaborasi kita semakin kuat dan memberi kontribusi bagi ketahanan bangsa,” pungkasnya. (sen)
Editor : Nurismi