BERAU POST – Prestasi membanggakan kembali diraih Kabupaten Berau di tingkat nasional.
Kali ini, Kampung Balikukup, Kecamatan Batu Putih, berhasil meraih Penghargaan Soebroto 2025 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia.
Penghargaan bergengsi ini diberikan kepada Kampung Balikukup atas keberhasilannya dalam pengelolaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal berkapasitas 100 kWp.
Infrastruktur tersebut merupakan bantuan dari Kementerian ESDM melalui program Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE).
Penghargaan Soebroto adalah penghargaan tertinggi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia.
Penghargaan ini diberikan setiap tahun kepada individu, lembaga, pemerintah daerah, perusahaan, atau instansi yang berkontribusi luar biasa dalam pengelolaan sektor energi dan sumber daya mineral di Indonesia.
Nama Soebroto diambil dari Prof. Dr. Ir. Soebroto, mantan Menteri Pertambangan dan Energi periode 1978–1988, yang dikenal sebagai tokoh penting dalam pengembangan kebijakan energi nasional dan diplomasi energi internasional.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Tenteram Rahayu menyampaikan, penghargaan ini menjadi bukti nyata keberhasilan masyarakat kampung dalam mengelola bantuan pemerintah pusat secara berkelanjutan dan mandiri.
“Kabupaten Berau kembali mendapat penghargaan nasional melalui Kementerian ESDM. Kampung Balikukup dinilai terbaik dalam pengelolaan PLTS komunal,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penetapan Kampung Balikukup sebagai pemenang pertama tertuang dalam SK Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur EBTKE Kementerian ESDM Nomor 62.K/EK.08/DEI/2025.
Pada kategori yang sama, Desa Batu Bingkung dari Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, menempati posisi kedua, dan Desa Lengora Pantai dari Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, sebagai pemenang ketiga.
“Ini kebanggaan bagi masyarakat Berau, karena dari banyak peserta di seluruh Indonesia, salah satu kampung kita mampu menjadi yang terbaik,” kata Tenteram.
Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Menteri ESDM RI, Bahlil Lahadalia, kepada Bahtiar, Kepala Kampung Balikukup, di Jakarta beberapa waktu lalu.
Tenteram berharap prestasi ini dapat menjadi contoh bagi kampung-kampung lain di Berau dalam mengelola program energi terbarukan secara optimal.
“Kami berharap keberhasilan Balikukup menjadi inspirasi kampung lain untuk terus berinovasi dalam pengelolaan energi ramah lingkungan,” tuturnya.
Terpisah, Anggota Komisi I DPRD Berau, Thamrin, menilai capaian tersebut menunjukkan komitmen dan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan energi baru terbarukan.
“PLTS ini memang cocok di Pulau Balikukup, dan pengelolaannya dinilai bagus oleh Kementerian ESDM,” ujarnya.
Menurut Thamrin, penghargaan itu menjadi bukti masyarakat mampu menjaga dan mengelola bantuan pemerintah dengan baik.
Kesadaran seperti ini dimintanya terus dipertahankan, terutama karena Balikukup merupakan wilayah pesisir dengan banyak nelayan yang sangat bergantung pada ketersediaan energi.
“Masyarakat bisa menjaga bantuan seperti itu dan memanfaatkannya dengan baik,” katanya.
Thamrin juga mendorong agar kampung lain yang memiliki fasilitas serupa dapat mencontoh pengelolaan yang dilakukan di Balikukup.
“Alangkah baiknya kampung lain meniru bagaimana Balikukup memanfaatkan PLTS,” ucapnya.(sen/arp)
Editor : Nurismi