Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Wih! Mobil Antik Fiat Eks Bung Hatta Pindah Rumah, Kini Nampang di Lobi Hotel Mercure Berau

Beraupost • Jumat, 10 Oktober 2025 | 09:10 WIB
DAYA TARIK: Rumah baru mobil hitam milik Daeng Iccang kini menempati rumah barunya di Hotel Mercure. (DOK PRIBADI)
DAYA TARIK: Rumah baru mobil hitam milik Daeng Iccang kini menempati rumah barunya di Hotel Mercure. (DOK PRIBADI)

AKHIRNYA mobil fiat buatan tahun 1948 yang pernah dimiliki Wakil Presiden, Bung Hatta, pindah rumah. Tidak lagi terlihat parkir di rumah Daeng Iccang di Jalan H Isa III. Rumah barunya di depan pintu lobi Hotel Mercure di Jalan Murjani III.

Bagaimana ceritanya hingga mobil antik warna hitam berpelat DK 1953 itu bisa pindah rumah? Saat pertama memperkenalkan mobil milik Ichsan Rapi (Daeng Iccang) anggota DPD Berau di Warung Hokky, Aliang hanya mencermati detail mobil itu.

Soal mobil, di garasi rumahnya di simpang empat KFC jumlahnya ada belasan. Semua berplat sama KT 88. Dari belasan, bahkan puluhan kendaraan milik Aliang tak satu pun yang masuk kriteria usia antik, yang layak masuk museum.

Jangan salah. Foto mobil fiat saat parkir di depan halaman Warung Hokky, diam-diam Aliang mengirimkan foto mobil antik itu ke cucunya yang ada di Samarinda. Sang cucu pun dibuat penasaran.

Aliang juga tahu berapa nilai jual kendaraan yang pernah jadi milik wakil presiden RI pertama itu. Aku tidak berani buka harga, kata Aliang. Pemiliknya hanya senyum-senyum. Daeng Iccang tidak pernah berniat untuk menjualnya. Ini kan kendaraan kenangan orangtuanya.

Kami pun bercerita, bagaimana sebuah hotel manjadikan kendaraan yang masuk kategori antik dan bernilai sejarah itu, tidak hanya terparkir di halaman. Ada hotel yang sengaja menyimpan di lobi hotel.

Hotel Senyiur di Samarinda kan, ada mobil antik warna merah yang dipajang di depan meja resepsionis, kata saya.

Saya juga memperlihatkan sebuah kendaraan yang super antik yang terparkir di halaman dalam salah satu hotel di Turki, saat saya berkunjung beberapa bulan lalu. Ini akan memberi nilai tersendiri bagi hotel.

Aliang panas dingin. Tidak berani berucap. Pemilik kendaraan sudah bisa membaca raut wajahnya. Makanya, kemarin (Rabu 8/10) mobil itu dibawa lagi ke Warung Hokky.

Bagaimana, kita parkir di depan pintu masuk lobi hotel kah? kata Daeng Iccang. Aliang bersemangat.

Beberapa jam setelah pertemuan di Warung Hokky, Aliang sudah mengirimkan foto lewat pesan WA. Mobil mungil itu sudah terparkir sempurna di antara dua pilar hotel.

Sepertinya sengaja disiapkan untuk ditempati mobil antik itu. Aliang berdiri di samping mobil.

Dalam bulan ini, ada kunjungan pejabat provinsi yang kabarnya akan menginap di Hotel Mercure.

Termasuk pengunjung wisata yang menginap di hotel bintang empat yang baru soft opening itu.

Ini pasti akan menarik perhatian, kata saya. Kalau yang dipajang mobil Jimny edisi terbaru milik Aliang, tamu hotel mungkin tidak terlalu peduli. Beda dengan mobil yang super langka itu. Akan banyak tamu hotel memanfaatkan untuk mengambil gambar. Itu daya tariknya.

Termasuk pasangan calon pengantin yang mau membuat foto prewedding, bisa mengambil latar belakang atau bisa menyewa beberapa jam untuk foto bersama. Dalam pekan pertama saya yakin sudah ada yang melirik.

Suasana baru di halaman Hotel Mercure itu akan menarik perhatian tamu. Hotel bintang yang baru dioperasikan, dilengkapi dengan kehadiran mobil yang banyak perjalanan sejarah itu.

Keluarga Bung Hatta pasti bisa bercerita, bila sekali waktu berkunjung ke Berau dan menginap di Hotel Mercure.

Apakah akan pindah rumah buat selamanya? Atau hanya pindah tempat sementara? Saya tidak tahu bagaimana pembicaraan antara Aliang dan Daeng Iccang.

Bagi pencinta mobil antik, pasti rela mengeluarkan uang sebanyak tawaran pemiliknya. Atau biarkan saja di rumah barunya. Tetap milik Daeng Iccang. Aliang hanya mendapatkan nilai tambahnya hadir di hotel miliknya itu. (sam)
@daengsikra.id

Editor : Nurismi
#Catatan #Daeng Sikra #bung hatta #mobil