BERAU POST – Proyek pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) di Kabupaten Berau kini mulai difokuskan di kawasan perkotaan.
Sejumlah pekerja terlihat melakukan pemasangan di Jalan APT Pranoto, yang merupakan jalur utama menuju pusat pemerintahan.
Lampu jalan yang sebelumnya bersumber dari listrik PLN UP3 Berau, bertahap diganti dengan PJU-TS. Pekerjaan dimulai dari kawasan sekitar Kantor Bupati Berau saat ini berlanjut hingga ke depan Masjid Agung Baitul Hikmah.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Berau, Andi Marewangeng, menyebutkan pengerjaan proyek ini ditargetkan rampung secara bertahap.
Pihaknya menargetkan lebih dari 100 tiang PJU-TS dengan lengan ganda bisa terpasang di sepanjang jalan protokol.
Pihaknya pun menargetkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan hingga akhir 2025 mendatang.
“Fokusnya sekarang di kawasan perkotaan karena di area perkampungan sudah lebih dulu dibangun,” ungkapnya.
Ia menuturkan, proyek serupa sebelumnya juga sudah menyasar beberapa kampung di Berau. Kendati begitu, pihaknya tidak menampik, bahwa saat ini masih ada saja lampu jalan yang kondisinya rusak.
“Memang butuh diganti dengan teknologi yang mutakhir agar lampu jalan tersebut lebih panjang umur,” ujarnya.
Untuk pemasangan PJU tahun ini pihaknya telah menyiapkan anggaran mencapai puluhan miliar.
Dengan anggaran besar itu, pihaknya memastikan pengerjaan bisa berjalan maksimal agar masyarakat segera merasakan manfaat penerangan jalan yang lebih baik.
Sebagai upaya mempercepat layanan, pihaknya menyediakan hotline khusus yang bisa dihubungi masyarakat.
Nomor pengaduan itu dapat diakses di 0822-4192-2460, dan akan ditindaklanjuti langsung oleh tim teknis di lapangan.
Sementara itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih, menegaskan, program pemasangan PJU tidak hanya sekadar untuk memenuhi kebutuhan penerangan, tetapi juga menjadi bagian dari pemerataan pembangunan.
Menurutnya, keberadaan lampu jalan yang memadai akan berdampak positif pada berbagai sektor, termasuk pariwisata.
“Kami ingin seluruh daerah terang benderang, termasuk kawasan wisata. Ini penting untuk kenyamanan dan keamanan,” tegasnya.
Terlebih, penerangan jalan di objek wisata juga akan meningkatkan daya tarik bagi pengunjung.
Dengan kondisi jalan yang terang, wisatawan bisa lebih nyaman saat beraktivitas di malam hari, dan masyarakat sekitar juga merasakan manfaat langsung dari peningkatan fasilitas tersebut.
“Selain meningkatkan rasa aman, penerangan yang baik juga dapat menjadi pendukung tumbuhnya ekonomi lokal di sekitar kawasan wisata,” ucapnya. (aja/hmd)
Editor : Nurismi