Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Pencarian Intensif: Nelayan Berau Hilang di Perairan Derawan, Basarnas Turun Tangan

Beraupost • Rabu, 30 Juli 2025 | 13:55 WIB
PENCARIAN: Tim gabungan saat melakukan pencarian korban hilang. (POLSEK PULAU DERAWAN UNTUK BERAU POST)
PENCARIAN: Tim gabungan saat melakukan pencarian korban hilang. (POLSEK PULAU DERAWAN UNTUK BERAU POST)

BERAU POST – Masyarakat di Kecamatan Pulau Derawan dikejutkan kabar hilangnya seorang nelayan yang pergi melaut dan hingga kini belum ditemukan.

Peristiwa ini terjadi pada Senin (28/7), hingga kemarin (29/7) pencarian belum membuahkan hasil.

Korban diketahui bernama Arifin (68), seorang nelayan yang sehari-hari mencari nafkah dari laut. Ia terakhir kali terlihat sekitar pukul 11.00 Wita saat berangkat melaut menggunakan perahu/papet berwarna hijau sepanjang lima meter dengan mesin ketinting.

Tujuannya adalah Karang Masimbung, salah satu wilayah perairan yang sering menjadi lokasi pencarian gurita.

Wekitar pukul 17.30 Wita, seorang warga bernama Kusdinar (58), Ketua RT 01 Pulau Derawan menemukan perahu milik Arifin, terombang-ambing tanpa awak di perairan yang sama.

Ia langsung mendekati perahu tersebut, namun tidak menemukan siapa pun di atasnya.

Melihat kondisi itu, Kusdinar segera meminta bantuan kepada nelayan lain yang kemudian memastikan bahwa perahu itu memang milik Arifin.

Saksi pun membawa kembali perahu tersebut ke kampung dan menyampaikan kabar kepada keluarga serta warga.

“Perahu kosong, tidak ada siapa-siapa. Hanyut begitu saja. Kami langsung hubungi keluarga dan mulai pencarian,” ungkap Kusdinar.

Setelah kabar ini tersebar, warga Kampung Pulau Derawan bersama pihak keamanan segera melakukan pencarian di sekitar lokasi penemuan perahu.

Proses pencarian berlangsung hingga malam hari. Namun, cuaca yang mulai tidak bersahabat dengan angin kencang dan gelombang tinggi, membuat pencarian harus dihentikan sementara.

Kapolsek Pulau Derawan, AKP Iwan Purwanto, membenarkan kejadian tersebut, kemudian mengumpulkan informasi dari saksi dan keluarga korban.

“Kami telah menerima laporan, meminta keterangan dari keluarga dan saksi. Selain itu, kami juga melakukan koordinasi dengan pihak Basarnas Kabupaten Berau,” jelas AKP Iwan.

Pihak keluarga korban menyebut bahwa Arifin tidak memiliki riwayat penyakit berat. Istrinya hanya menyebut adanya pembengkakan ringan di bagian pinggang, namun tidak mengganggu aktivitas sehari-harinya.

Hingga berita ini diturunkan, korban belum juga ditemukan. Proses pencarian akan terus dilanjut dengan melibatkan tim gabungan.

Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan nelayan, khususnya yang beraktivitas seorang diri di tengah laut.

Koordinasi antarwarga, pemerintah kampung, dan lembaga SAR diharapkan terus diperkuat agar kejadian serupa bisa segera ditangani secara cepat dan efektif. (aky/sam)

Editor : Nurismi
#pulau derawan #pencarian #Kabupaten Berau #nelayan hilang