Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

BREAKING NEWS! Nelayan Ditemukan Meninggal dalam Jaring Bagang, Diduga Akibat Epilepsi Kambuh

Beraupost • Jumat, 25 Juli 2025 | 14:38 WIB

 

 

DIEVAKUSASI: Jenazah nelayan yang ditemukan meninggal di dalam jaring bagang, Talisayan. (HUMAS POLRES BERAU UNTUK BERAU POST)
DIEVAKUSASI: Jenazah nelayan yang ditemukan meninggal di dalam jaring bagang, Talisayan. (HUMAS POLRES BERAU UNTUK BERAU POST)

BERAU POST  – Warga Kampung Talisayan, Kabupaten Berau, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang nelayan berinisial I (33) di dalam jaring bagang di perairan Kecamatan Talisayan pada Jumat (25/7) pagi.

Korban yang diketahui beralamat di Jalan Pattimura, RT 13, Kampung Talisayan, diduga meninggal dunia akibat penyakit epilepsi yang dideritanya kambuh saat bekerja.

Menurut Kasi Humas Polres Berau, AKP Ngatijan, insiden tragis ini pertama kali dilaporkan ke Polsek Talisayan sekitar pukul 07.00 WITA oleh seorang warga.

Tim kepolisian segera bergerak ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jenazah korban.

Saksi utama menjelaskan bahwa sekitar pukul 05.30 WITA, saat para pekerja sedang mengangkat jaring, mereka menyadari korban tidak berada di atas bagang.

Awalnya, mereka mengira korban sedang buang air besar di sisi bagang. Namun, setelah dilakukan pencarian di sekitar lokasi, korban tidak ditemukan.

Pukul 06.30 WITA, saat jaring sudah terangkat sepenuhnya, tubuh korban terlihat berada di dalamnya.

Juragan dan rekan-rekan kerja yang panik kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa korban diduga jatuh ke laut karena penyakit epilepsinya kambuh saat berada di atas bagang.

Keterangan ini diperkuat oleh keluarga korban yang membenarkan bahwa I memang memiliki riwayat epilepsi.

Sementara itu, juragan dan rekan kerja korban mengaku tidak mengetahui kondisi kesehatan I sebelumnya.

"Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke RS Pratama Talisayan untuk pemeriksaan lebih lanjut," tutur AKP Ngatijan.

Hingga saat ini, pihak Polsek Talisayan masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi lengkap kejadian.

Namun, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi para pekerja di sektor kelautan untuk selalu memperhatikan kondisi kesehatan mereka, terutama saat bekerja di area rawan seperti bagang di laut terbuka.

"Untuk sejauh ini belum ada tanda-tanda kekerasan, dan tim dari Polsek Talisayan pun masih melakukan pengembangan atas kasus ini," tutup AKP Ngatijan. (aky/smi)

Editor : Nurismi
#epilepsi #nelayan #ditemukan #meninggal