Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Rumah Adat Suntah Butuh Perluasan: Dongkrak Wisata Budaya Berau di Tumbit Dayak

Beraupost • Sabtu, 28 Juni 2025 | 09:15 WIB
RENOVASI: Kakam Tumbit Dayak, Ahmad Jamlan, meminta agar ada penambahan bangunan untuk Rumah Adat Suntah. (DAYAT/BP)
RENOVASI: Kakam Tumbit Dayak, Ahmad Jamlan, meminta agar ada penambahan bangunan untuk Rumah Adat Suntah. (DAYAT/BP)

BERAU POST - Kepala Kampung Tumbit Dayak, Ahmad Jamlan, meminta agar Pemkab Berau bisa membantu penambahan bangunan Rumah Adat Suntah.

Pasalnya setiap tahun, rumah adat digunakan sebagai pusat kegiatan Bekudung Betiung.
Menurut Jamlan, antusiasme warga yang berkunjung cukup besar setiap tahunnya.

Hal ini membuat rumah adat tersebut sudah tidak muat menampung warga yang datang. “Ini kan bisa menjadi salah satu cara menarik wisatawan,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Asissten III Sekab Berau, Maulidyah, menyarankan agar kepala kampung segera membuat proposal pengajuan renovasi rumah adat agar bisa dianggarkan tahun ini.

“Fasilitas memadai balai adat yang menunjang acara ini (Bekudung Betiung) supaya lebih meriah harus segera ditindaklanjuti, melalui proposal dari kepala kampung yang didampingi camat agar masuk penganggaran,” ucapnya belum lama ini.

Ia mengakui renovasi balai adat diperlukan, karena melihat antusiasme masyarakat. Sehingga, panitia tidak memiliki kendala lagi dalam hal fasilitas.

Balai adat yang dimaksud adalah Rumah Adat Dayak Ga’ai, Rumah Adat Suntah yang sering digunakan dalam acara-acara adat. Salah satunya Bekudung Betiung.

Event ini merupakan acara adat tahunan yang dilaksanakan masyarakat Kampung Tumbit Dayak, sekaligus merayakan Hari Jadi Kampung Tumbit Dayak.

Lanjut Maulidyah, Kampung Tumbit Dayak harus eksis menjadi kampung budaya. Wisata budayanya harus dilestarikan, salah satunya acara adat Bekudung Betiung dan Rumah Adat Suntah sebagai fasilitas penunjang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Ilyas Natsir, menyebut, renovasi yang akan dilakukan berupa melebarkan dan menambah luas rumah adat tersebut.

“Melihat animo masyarakat, ini (balai adat, red) memang harus dilebarkan dan ditambah,” katanya.

Ilyas menilai, tempat acara harus lebih bagus melihat antusiasme masyarakat yang turut serta dalam Bekudung Betiung.

Renovasi rumah adat ini juga sudah diusulkan, tetapi harus ada proposal langsung dari kampung karena renovasi rumah adat merupakan program hibah.

“Itu diperlukan proposal. Karena ini hibah, jadi harus berdasarkan usulan masyarakat. Diusulkan saja, supaya nanti ada perubahan di 2025,” jelasnya. (hmd/sam)

Editor : Nurismi
#Bekudung Betiung #Kabupaten Berau #rumah adat