Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Masa Tunggu Puluhan Tahun Terbayar: 153 Calon Jemaah Haji Berau Menuju Tanah Suci

Beraupost • Jumat, 9 Mei 2025 | 14:50 WIB

PELEPASAN: Sebanyak 153 jemaah haji Berau dilepas Bupati Berau Sri Juniarsih, Kamis (8/5). (IZZA/BP)
PELEPASAN: Sebanyak 153 jemaah haji Berau dilepas Bupati Berau Sri Juniarsih, Kamis (8/5). (IZZA/BP)

TANJUNG REDEB – Sebanyak 153 calon jemaah haji asal Kabupaten Berau siap diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji 1446 Hijriah/2025 Masehi.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, secara resmi melepas para jemaah dalam sebuah prosesi pelepasan yang digelar di Balai Mufakat, Kamis (8/5).

Dalam sambutannya, Bupati Sri Juniarsih, menyampaikan bahwa ibadah haji adalah cita-cita yang didambakan setiap muslim.

Ia menekankan bahwa haji merupakan sebuah kehormatan besar, karena hanya pribadi-pribadi terpilih yang mendapat panggilan menjadi tamu Allah di Tanah Suci.

“Selain rasa syukur yang mendalam, saya ingin mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan. Di sana bukan hanya soal ibadah, tapi juga fisik yang prima. Dengan kondisi tubuh yang sehat, jemaah akan lebih mudah dalam melaksanakan rangkaian ibadah haji,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Berau, Kabul Budiono, menjelaskan bahwa tahun ini Berau mendapatkan kuota sebanyak 141 jemaah haji dari alokasi nasional yang mencapai 212 ribu jemaah.

Dari jumlah tersebut, 5 persen diperuntukkan bagi lansia dan penggabungan mahrom. Tercatat, terdapat 4 jemaah lansia dan 4 penggabungan mahrom dalam rombongan tahun ini.

Ditambah 2 petugas dari daerah, yakni pembimbing ibadah dan petugas kesehatan. Maka berjumlah 151 orang.

Setelah masa pelunasan biaya haji, yang dilakukan tiga kali perpanjangan, ada yang belum terpenuhi di Kaltim.

Alasannya pun beragam, seperti pengunduran diri akibat tidak bisa menyelesaikan penulasan hingga alasan lainnya.

Maka, se-Kaltim masih dibuka perpanjangan, dan Berau dapat tambahan kuota 3 orang menjadi 154 jemaah.

"Namun, pada Senin (5/5), satu jemaah asal Kampung Tumbit dilaporkan meninggal dunia. Dengan demikian, jumlah jemaah yang akan diberangkatkan menjadi 153 orang," tuturnya, Kamis (8/5).

Ia merinci, dari jumlah tersebut, 150 jemaah akan tergabung dalam Kloter 4 embarkasi Balikpapan, yang akan berangkat pada Jumat (9/5).

Tiga jemaah sisanya akan menyusul pada kloter selanjutnya yang dijadwalkan berangkat 27 Mei nanti.

Rombongan Kloter 4 akan diberangkatkan menggunakan maskapai Sriwijaya Air dan terlebih dahulu berkumpul di Masjid Agung Baitul Hikmah, sebelum diberangkatkan menuju Bandara Kalimarau menggunakan bus yang difasilitasi Pemkab Berau.

Selanjutnya, para jemaah akan diterima di Embarkasi Balikpapan pada 10 Mei dan bertolak ke Madinah pada 11 Mei 2025.

Dari 153 jemaah tersebut, terdapat jemaah tertua perempuan berusia 89 tahun dan jemaah termuda yang juga perempuan berusia 18 tahun.

Adapun jemaah termuda kali ini mendaftar pada 2018 lalu melalui mekanisme penggabungan mahrom.

"Dalam aturan daftar haji pertama, minimal berusia 12 tahun. Dan berangkat minimal usia 18 tahun atau sudah menikah," jelasnya.

Selain penggabungan mahrom, ada aturan lain yang mengatur jemaah lansia di atas 65 tahun, juga dapat diberangkatkan lebih cepat selama masa tunggu minimal lima tahun telah terpenuhi. Saat ini, masa tunggu haji di Berau sudah mencapai 30 hingga 32 tahun.

Terkait jemaah yang meninggal dunia, Kabul menyebut ada empat golongan ahli waris yang berhak menggantikan, yakni anak kandung, saudara kandung, orangtua kandung, dan pasangan suami atau istri.

Regulasi haji terus mengalami penyempurnaan demi kenyamanan jemaah.

“Namun karena waktu yang sangat mepet, tahun ini tidak bisa digantikan. Senin lalu adalah batas akhir pembuatan visa, tapi yang bersangkutan akan jadi prioritas untuk diberangkatkan tahun depan,” jelasnya.

Dengan semangat dan doa yang mengiringi, para jemaah diharapkan dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat, serta menyandang predikat haji mabrur. (aja/sam)

Editor : Nurismi
#tanah suci #Kabupaten Berau #Menuju #calon jemaah haji