Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Jangan Tunggu Korban! DPRD Berau Ungkap Bahaya Gorong-Gorong 'Bom Waktu' di Jalan Talisayan-Bidukbiduk

Beraupost • Senin, 5 Mei 2025 | 15:30 WIB

 

Subroto, Wakil Ketua I DPRD Berau. (BERAU POST)
Subroto, Wakil Ketua I DPRD Berau. (BERAU POST)

TANJUNG REDEB – Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menyoroti sejumlah gorong-gorong ruas jalan poros Talisayan menuju Kecamatan Bidukbiduk, tepatnya setelah Sungai Aru, Kecamatan Talisayan.

Ia menyebut kondisi gorong-gorong tersebut sangat memprihatinkan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

“Saya sudah lihat langsung. Gorong-gorong itu kondisinya sudah rapuh, walau pernah ditambal, tapi hanya di bagian atas saja,” ungkap Subroto dalam keterangannya, Sabtu (3/5).

Menurutnya, gorong-gorong tersebut memiliki penyekat di bagian dalam yang justru menjadi penghambat aliran air.

Akibatnya, saat hujan turun, air tidak dapat mengalir dengan lancar dan justru meluap ke badan jalan.

“Penyekatnya malah menghalangi air. Hujan sebentar saja, air langsung meluap ke atas jalan,” jelasnya.

Dalam kunjungan kerja ke beberapa kecamatan, Subroto secara langsung meninjau titik rawan tersebut.

Ia menilai, perbaikan sementara yang hanya dilakukan dengan menambal bagian atas tidak cukup, mengingat struktur bawah gorong-gorong sudah mengalami kerusakan serius.

“Sudah sering ditambal, tapi hanya permukaannya. Padahal di bawahnya sudah rapuh,” tegasnya.

Untuk itu, ia berharap Pemerintah Kabupaten Berau dapat segera menyampaikan kondisi ini kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur agar menjadi perhatian dan diprioritaskan dalam perbaikan jalan provinsi.

“Harapan kami, Pemda bisa dorong ke provinsi agar ini jadi prioritas. Jalan poros Talisayan–Biduk iduk ini sangat penting,” ucapnya.

Subroto menegaskan, jalan tersebut merupakan akses utama bagi masyarakat pesisir selatan Berau, termasuk untuk distribusi barang dan mobilitas warga.

Kerusakan yang dibiarkan terlalu lama akan berdampak pada aktivitas ekonomi dan keselamatan pengguna jalan.

“Kita tidak ingin menunggu sampai ada korban. Segera ditangani sebelum makin parah,” pungkasnya. (sen/sam)

Editor : Nurismi
#gorong gorong #Bidukbiduk #jalan rusak #Talisayan