Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Tim Gabungan Sisir Perairan Kakaban, Cari Turis Tiongkok yang Hilang saat Diving

Beraupost • Sabtu, 3 Mei 2025 | 14:15 WIB

PENCARIAN: Tim gabungan saat melakukan pencarian korban yang hilang saat diving di perairan Pulau Kakaban kemarin. (POLSEK MARATUA UNTUK BERAU POST)
PENCARIAN: Tim gabungan saat melakukan pencarian korban yang hilang saat diving di perairan Pulau Kakaban kemarin. (POLSEK MARATUA UNTUK BERAU POST)

TANJUNG REDEB
– Wisatawan asal Tiongkok dikabarkan menghilang saat menyelam di perairan Pulau Kakaban sekira pukul 09.00 Wita, kemarin (2/5). Kabar ini pun dibenarkan Kapolsek Pulau Maratua, Iptu Taufik Hidayat.

Menurut Taufik, pihaknya menerima laporan pukul 10.30 Wita. Berangkat dari laporan itu, pihaknya langsung mengerahkan personel untuk melakukan pencarian.

Namun hingga pukul 17.30 Wita, personel gabungan belum berhasil menemukan korban. “Pencarian menyisir di sekitar korban pertama kali dilihat, namun belum membuahkan hasil,” katanya.

Terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat, mengatakan, insiden terjadi sesaat setelah penyelaman resmi dinyatakan selesai.

Korban sebenarnya sudah sempat naik ke permukaan, tetapi setelah itu dia kembali menyelam karena kamera (GoPro) yang dipegangnya terjatuh ke dasar laut.

“Menurut informasi bahwa pemandu sempat mencegah, tapi korban tetap turun. Setelah itu, korban tidak muncul kembali ke permukaan,” bebernya.

Upaya pencarian awal telah dilakukan oleh pihak resort dan warga sekitar Pulau Maratua, namun hingga sore hari belum membuahkan hasil.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan dari BPBD Berau dan Basarnas pun sudah menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Kami akan bergabung dengan tim lapangan malam ini (kermarin, red). Kondisi perairan di sekitar Kakaban cukup kompleks, dengan arus bawah laut yang kuat dan visibilitas yang terbatas. Oleh karena itu, kami mengerahkan penyelam profesional serta alat keselamatan lengkap,” jelas Nofian.

Hingga kini, identitas lengkap korban belum dipublikasikan secara resmi. Pihak BPBD dan Basarnas masih berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok serta keluarga korban. (aky/sam)

Editor : Nurismi
#turis hilang #menyelam #tiongkok