JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Berau kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Kali ini atas pencapaian Indeks Reformasi Birokrasi (RB) tertinggi tahun 2024.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung Menteri PANRB, Rini Widyantini, didampingi Wakil Menteri PANRB, Purwadi Arianto, kepada Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, dalam acara Rapat Koordinasi Kebijakan RB 2025–2029 dan Pengumuman Hasil Evaluasi Indeks RB 2024 di Jakarta, Rabu (30/4).
Berau menjadi satu-satunya kabupaten dari Kalimantan Timur yang menerima penghargaan tersebut, bersama 14 daerah lainnya yang terdiri dari enam provinsi, tiga kota, dan lima kabupaten.
Peningkatan indeks reformasi birokrasi Pemkab Berau tahun ini terbilang signifikan. Dari sebelumnya hanya meraih predikat C dengan skor 43,06 pada 2023, kini naik menjadi BB (sangat baik) dengan skor 74,15.
Lompatan sebesar 31,09 poin ini menjadi bukti komitmen kuat Pemkab Berau dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan.
“Kami bersyukur atas penghargaan ini. Ini hasil kerja keras seluruh aparatur pemerintah daerah yang terus bersinergi dan berkomitmen,” ujar Bupati Sri Juniarsih usai menerima penghargaan.
Adapun Menteri PANRB, Rini Widyantini, dalam sambutannya menekankan pentingnya keberlanjutan reformasi birokrasi demi mewujudkan pelayanan publik yang optimal dan tata kelola pemerintahan yang profesional.
Ia berharap capaian positif ini bisa menjadi motivasi bagi seluruh pemerintah daerah.
Sementara itu, Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas dan Pengawasan KemenPANRB, Edwar Agus Purwanto, menyampaikan bahwa reformasi birokrasi harus menjadi motor utama penggerak perubahan di pemerintahan.
Menurutnya, secara nasional, tren indeks RB menunjukkan peningkatan yang signifikan di berbagai daerah.
Terpisah, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setkab Berau, Maulidiyah, menjelaskan bahwa peningkatan indeks RB Pemkab Berau tak lepas dari kerja sama seluruh perangkat daerah dalam menindaklanjuti hasil evaluasi sebelumnya.
“Pada 2023 kita berada di posisi C dengan indeks 43,06. Namun 2024 kita naik ke predikat BB dengan nilai 74,15. Ini tentu buah dari kerja keras lintas sektor,” kata Maulidiyah.
Ia menambahkan, dalam Reformasi Birokrasi Tematik, Pemkab Berau tidak hanya fokus pada satu aspek, melainkan memilih seluruh tema yang ditetapkan KemenPANRB, yakni pengentasan kemiskinan, pengendalian inflasi, peningkatan investasi, penggunaan produk dalam negeri (PDN), dan penurunan stunting.
Maulidiyah juga memaparkan beberapa langkah yang telah diambil untuk mendorong percepatan RB di Berau. Di antaranya adalah pelaksanaan rapat dan desk RB secara aktif, dukungan anggaran yang konsisten, serta penguatan regulasi pada sasaran kinerja baik general maupun tematik.
“Atas nama Pemkab Berau, kami memberikan apresiasi besar kepada seluruh perangkat daerah. Semoga capaian ini bisa terus kita tingkatkan,” pungkasnya.
Penghargaan ini menjadi tonggak penting bagi Pemkab Berau dalam memperkuat sistem pemerintahan yang lebih bersih, akuntabel, dan melayani.
Langkah ke depan, reformasi birokrasi tidak berhenti pada penghargaan, namun terus dijalankan sebagai budaya kerja yang berkelanjutan. (sen/sam)
Editor : Nurismi