Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Ini Penjelasan Leptospirosis, serta Cara Mencegahnya!

Beraupost • Sabtu, 19 April 2025 | 12:15 WIB

Ilustrasi Leptospirosis (AI)
Ilustrasi Leptospirosis (AI)


PENYAKIT
 infeksi akut yang disebabkan bakteri Leptospira Sp saat ini mengintai para pekerja kebun di Berau.

Bagaimana cara penularannya?

Penularan bisa terjadi bila kontak dengan lingkungan, air, tanah becek atau lumpur yang mengandung bakteri Leptospira Sp, di mana bakteri masuk melalui kulit luka atau lecet

Sumber penularan

Tikus

Kucing

Anjing

Sapi

Babi

Kambing

Faktor risiko penularan

Tinggal atau beraktivitas di wilayah banjir

Wilayah permukiman banyak ditemukan tikus

Melakukan aktivitas di sungai

Melakukan olahraga air/berenang/triathlon

Risiko pekerjaan petani peternak petugas kebersihan petugas pemotongan hewan tentara dan lain-lain

Masa inkubasi leptospirosis

Antara dua-30 hari

Rata-rata 7-10 hari

Bagaimana gejala leptospirosis

Leptospirosis ringan (anjkterik)

Demam mendadak di atas 38 derajat Celcius

Lemas

Mata merah

Kekuningan pada kulit

Sakit kepala

Nyeri otot

Leptospirosis berat

Ikterus (kuning)

Disfungsi ginjal

Nekrosis hati

Disfungsi paru-paru

Pendarahan

Cara pencegahan

Cuci tangan dengan sabun setelah beraktivitas

Menggunakan sarung tangan dan sepatu boots saat membersihkan rumah atau selokan

Sumber: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Editor : Nurismi
#gejala #pencegahan #pekerja kebun #Leptospira