Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Waspada Agen Perjalanan Umrah Bodong, Imigrasi dan Kemenag Berau Ingatkan Masyarakat

Beraupost • Jumat, 11 April 2025 | 15:25 WIB
Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Tanjung Redeb, C. Catur Apriyanto
Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Tanjung Redeb, C. Catur Apriyanto

TANJUNG REDEB — Maraknya penipuan mengatasnamakan agen perjalanan umrah menjadi perhatian Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Tanjung Redeb, Catur Apriyanto.

Untuk itu, dirinya mengingatkan agar masyarakat lebih selektif dalam memilih agen perjalanan, agar tidak menjadi korban seperti yang dialami sejumlah masyarakat.

"Saya perlu sampaikan ini karena maraknya kasus agen perjalanan umrah bermasalah di beberapa daerah. Hingga saat ini kami memang belum menerima laporan adanya korban di Kalimantan Timur, namun kewaspadaan tetap diperlukan," ujarnya kepada awak media belum lama ini.

Catur meminta masyarakat khususnya calon jemaah umrah, agar tidak mudah tergiur dengan penawaran harga murah dari agen perjalanan.
Menurutnya, perjalanan ibadah umrah memiliki standar biaya tertentu yang harus dipenuhi untuk menjamin kelayakan pelayanan.

"Banyak agen perjalanan umrah menawarkan harga murah. Meski terlihat menarik, tetap harus dipastikan kredibilitasnya. Perjalanan ke Tanah Suci itu ada anggaran minimumnya. Kalau ada yang menawarkan harga di bawah standar, kita patut curiga," tegasnya.

Ia menambahkan, paket umrah dengan harga sesuai standar kemungkinan hanya mencakup layanan dasar, sedangkan paket dengan harga lebih tinggi biasanya menawarkan fasilitas tambahan.

Namun jika di bawah standar, masyarakat diminta ekstra waspada karena berisiko tinggi menjadi korban penipuan. “Intinya jangan tergiur dengan adanya ajakan ataupun diskon harga yang tidak masuk akal,” pintanya.

Selain soal harga, dirinya juga menekankan pentingnya memastikan kelengkapan dan kesesuaian dokumen perjalanan sebelum pengajuan keberangkatan.

"Pastikan semua dokumen sudah lengkap dan data yang tercantum sesuai. Jangan sampai ada perbedaan, karena itu bisa menyulitkan proses keberangkatan," tuturnya.

Dirinya juga selalu mengimbau kepada masyarakat atau pemohon paspor di Imigrasi Tanjung Redeb terkait dengan hal ini. Jangan sampai nanti ada masyarakat di Berau yang merasa dirugikan dengan adanya oknum trevel bodong.

“Intinya selalu waspada, dan kami juga akan selalu mengingatkan akan hal ini. Karena kasihan juga mereka sudah menabung namun di kecewai akibat gagal berangkat ibadah umrah,” tutupnya

Hal senada disampaikan Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Berau Kabul Budiono. Menurutnya, memang saat ini sering terjadi perselisihan antara trevel umrah dan pelanggan. Namun, untuk sejauh ini Kabupaten Berau hal tersebut belum terjadi.

“Sejauh ini di Berau setahu saya belum ada trevel yang ‘nakal’ tetapi kita tetap harus waspada dan hati-hati,” pintanya.

“Pastinya ada harga ada kualitas, jangan langsung tergiur dengan harga yang murah,” sambungnya.

Untuk memastikan agen perjalanan tersebut aman atau tidak, ia pun menyarankan masyarakat bisa terlebih dahulu melihat melalu internet terkait dengan agen perjalanan atau bisa langsung ke Kemenag Berau agar bisa memastikan agen perjalanan tersebut benar atau abal-abal.

“Bisa juga langsung mengeceknya ke Kemenag, nanti dari jaringan kami memastika keberdaan agen perjalanan itu, jika dari Jakarta nanti kami bisa bantu cari tahu,” ucapnya.

Dengan adanya hal ini, dirinya pun mewanti-wanti kepada seluruh masyarakat agar dapat lebih teliti lagi dalam memilih agen perjalanan untuk berangkat umrah. Karena, jangan sampai kejadian yang ada di luar daerah itu menimpah masyarakat Kabupaten Berau. “Intinya telusuri, dan kami juga siap membantu,” tutupnya. (aky/sam)

Editor : Nurismi
#Imigrasi Berau #bodong #travel umrah