Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Goodbye Paspor Konvensional! Tanjung Redeb Beralih ke Paspor Elektronik dengan Segudang Keuntungan

Beraupost • Rabu, 26 Maret 2025 | 11:30 WIB
PASPOR ELEKTRONIK: Pembaruan paspor elektronik dinilai jauh lebih mempermudah masyarakat.(ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)
PASPOR ELEKTRONIK: Pembaruan paspor elektronik dinilai jauh lebih mempermudah masyarakat.(ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)

TANJUNG REDEB – Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Tanjung Redeb akan mulai menerapkan paspor elektronik yang dilengkapi dengan chip pada Juni 2025 mendatang.

Paspor ini nantinya akan memiliki bentuk seperti buku dengan teknologi chip yang menyimpan data pemegang paspor.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Tanjung Redeb, C. Catur Apriyanto menjelaskan, paspor elektronik ini sudah diterapkan di beberapa kota, salah satunya adalah Kota Samarinda.

Ia menjelaskan, keuntungan dari paspor elektronik ini antara lain memudahkan pemegangnya dalam proses perjalanan, seperti melewati auto gate di bandara.

Beberapa negara juga memberikan kemudahan bagi pemegang paspor elektronik, salah satunya Jepang, yang memberikan bebas visa selama 14 hari bagi pemegang paspor elektronik untuk tujuan liburan.

“Jadi memang banyak kelebihan dari paspor elektronik ini, selain memberikan kemudahan paspor elektronik juga jauh lebih aman,” ujarnya kepada awak media belum lama ini.

Paspor elektronik ini dapat dibuat dengan biaya Rp 650.000 untuk masa berlaku lima tahun, dan Rp 950.000 untuk masa berlaku sepuluh tahun.

Penerapan paspor elektronik dilakukan secara bertahap, dan di Tanjung Redeb, penerbitan paspor elektronik baru dimulai pada Juni mendatang.

“Keunggulan paspor elektronik ini sama seperti paspor biasa, yaitu memiliki 48 halaman yang dapat digunakan oleh masyarakat yang akan berpergian ke luar negeri, baik untuk keperluan umrah, haji, bekerja di luar negeri, liburan, kuliah, atau sekolah,” tuturnya.

Paspor ini juga berfungsi sebagai identitas diri selain e-KTP ketika berada di luar negeri. Sehingga, menurutnya seluruh masyarakat  tidak takut lagi jika sudah memakai paspor elektronik.

“Karena semua data kita juga ada di chip yang berada di paspor elektronik, sehingga saya rasa jauh lebih mempermudah,” kata dia.

Ditanya mengenai stok paspor elektronik, ia memastikan jika pasokan mulai habis, Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Tanjung Redeb akan segera memesan tambahan dari kantor pusat di Kota Samarinda.

“Kami akan selalu memastikan bahwa stok paspor elektronik tersedia bagi masyarakat, jadi saya rasa mengenai stok seluruh masyarakat tidak perlu khawatir,” pungkasnya.(aky/arp)

 

 

Editor : Nurismi
#Imigrasi Berau #paspor elektronik