Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Jaga Kesehatan Pemudik, Dinkes Berau Siaga Penuh di Jalur Mudik dan Tempat Wisata

Beraupost • Kamis, 20 Maret 2025 | 09:10 WIB
Lamlay Sari, Kepala Dinas Kesehatan Berau (SENO/BP)
Lamlay Sari, Kepala Dinas Kesehatan Berau (SENO/BP)

TANJUNG REDEB – Mengantisipasi lonjakan pemudik serta menjaga keamanan di perjalanan, berbagai sarana pendukung akan disiapkan Pemkab Berau, termasuk posko keamanan dan posko pelayanan kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Lamlay Sarie memastikan kesiapan posko kesehatan di jalur mudik dan berbagai destinasi wisata yang diprediksi ramai dikunjungi masyarakat.

Langkah ini bertujuan mengantisipasi potensi kecelakaan serta memastikan kondisi kesehatan para pemudik, terutama pengemudi kendaraan.

“Tujuan utama posko kesehatan ini, selain sebagai tempat pemeriksaan kesehatan bagi pemudik dan pengemudi, juga menjadi lokasi istirahat bagi mereka yang kelelahan dalam perjalanan,” ungkapnya.

Selain penyediaan posko kesehatan di titik-titik strategis, dirinya juga memastikan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan tetap berjalan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Pelayanan di Puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai akan tetap beroperasi, khususnya Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang dibuka selama 24 jam dengan sistem kerja bergilir.

“IGD akan tetap buka seperti biasa, hanya saja sistem shift petugasnya diatur agar tetap optimal selama libur Lebaran,” ungkapnya.

Lamlay juga meminta masyarakat apabila menemukan Pusat Layanan Kesehatan (Puskesmas) yang tutup saat Idulfitri, dapat melaporkannya ke Dinkes Berau.

Pasalnya, setiap Puskesmas memiliki status pelayanan yang berbeda. Puskesmas dengan layanan IGD dan rawat inap tetap wajib memberikan pelayanan 24 jam.

“Setiap Puskesmas sudah memiliki status layanannya masing-masing, dan pasti ada tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas,” jelasnya.

Meskipun berada di momen libur Lebaran, tenaga kesehatan tetap menjalankan tugasnya sesuai jadwal kerja yang telah ditentukan.

Tidak ada perlakuan khusus bagi nakes selama libur Idulfitri, karena sistem kerja mereka sudah diatur dalam jadwal shift secara bergantian.

Lebih lanjut, Lamlay mengimbau para pemudik untuk tidak memaksakan perjalanan jika merasa kurang sehat. Kondisi tubuh yang tidak prima menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan saat berkendara.

“Mengemudi dalam kondisi tidak fit bisa sangat berbahaya, baik bagi pengemudi sendiri maupun penumpang lainnya. Jika merasa lelah atau tidak enak badan, lebih baik beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan,” pungkasnya. (*/aja/hmd)

Editor : Nurismi
#mudik #posko kesehatan #Dinkes Berau