PULAU DERAWAN - Sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), Kecamatan Pulau Derawan kini semakin siap menyambut wisatawan dengan fasilitas baru di Kampung Tanjung Batu, setelah Bupati Berau, Sri Juniarsih, yang meresmikan Tourism Information Center (TIC) di halaman parkir Pelabuhan Sidayang, pada Sabtu (22/2) lalu.
TIC yang dibangun di kawasan ini tidak hanya menjadi pusat informasi wisata, tetapi juga mendukung pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal dengan menyediakan area kuliner, cenderamata, dan berbagai fasilitas penunjang lainnya.
Pembangunannya merupakan inisiatif Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, yang bertujuan untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat setempat.
Usai meresmikan, bupati menyampaikan harapannya agar TIC dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan perekonomian lokal.
"Alhamdulillah, pembangunan TIC ini sudah selesai, hanya tinggal beberapa tahap penyelesaian akhir. Saya berharap keberadaan TIC ini dapat membantu masyarakat dalam mengangkat ekonomi mereka," ujarnya.
Bangunan dua lantai ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas di sekitarnya seperti pelataran plaza kuliner, 15 kios kuliner, musala kapasitas lebih dari 40 orang, gedung galeri produk wisata, taman dan pedestrian, taman bermain anak, peningkatan kualitas 18 kios cendera mata.
Selain itu, fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata di Kecamatan Pulau Derawan dan sekitarnya.
Pemerintah daerah juga berupaya untuk menata kawasan wisata ini agar lebih nyaman bagi pengunjung, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.
"Saya harap infrastruktur penunjang ekonomi masyarakat yang sudah dibuat bagus ini dijaga dengan baik," pesannya.
Sementara itu Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir, menjelaskan bahwa pembangunan TIC juga bertujuan untuk mengembangkan UMKM dan memberdayakan masyarakat setempat.
Kawasan wisata kuliner yang sebelumnya terlihat kumuh, sekarang sudah tertata dengan baik.
Ke depan, akan dilihat lagi jika masih ada kekurangan yang perlu ditambah beberapa fasilitas pendukung, seperti panggung hiburan yang menghadap ke laut.
"Kami ingin menyediakan tempat yang lebih layak untuk usaha kuliner dan kios cendera mata di Kecamatan Pulau Derawan," jelasnya.
Apalagi Kampung Tanjung Batu sendiri merupakan salah satu kawasan penyangga utama pariwisata di Kepulauan Derawan.
Dengan keberadaan mangrove dan daya tarik wisata lainnya, pengunjung kini dapat menikmati fasilitas yang lebih baik, mulai dari tempat makan hingga toko oleh-oleh.
"Jadi wisatawan yang pulang dari Derawan atau yang sedang berkunjung ke sini bisa menikmati makanan enak di tempat yang lebih nyaman," tambahnya.
Ilyas menyebut, sumber pendanaan pembangunan kawasan TIC tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2024 sebesar Rp 2 miliar, ditambah Dana Alokasi Khusus (DAK) pariwisata tahun 2024 sebesar Rp 5,4 miliar.
Dalam perencanaannya, pengelolaan TIC ini masih akan dirapatkan kembali oleh pemerintah daerah. Bisa saja nantinya Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) atau organisasi kampung lain bekerja sama dalam operasionalnya.
Pihaknya pun telah mengatur retribusi bagi UMKM yang akan mengisi kios kuliner dan cendera mata nantinya, sesuai peraturan daerah (Perda) yang berlaku.
"Pengelolaannya akan ditentukan melalui rapat bersama dengan Bapenda dan instansi terkait lainnya," ungkapnya.
Dengan adanya TIC ini, diharapkan sektor pariwisata Berau semakin berkembang dan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.
Pihaknya pun berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, guna memastikan keberlanjutan dan optimalisasi pemanfaatan fasilitas yang telah dibangun. (*/aja/sam)
Editor : Nurismi