Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

BREAKING NEWS!!! Maratua Porak-Poranda Diterjang Angin Kencang Dini Hari

Beraupost • Selasa, 11 Februari 2025 | 10:12 WIB

ANGIN KENCANG: Selasa dini hari, Pulau Maratua diterjang angin kenjang yang diduga disertai angin puting beliung, beberapa kerusakana bangunan dilaporkan. (CAMAT MARATUA UNTUK BERAU POST)
ANGIN KENCANG: Selasa dini hari, Pulau Maratua diterjang angin kenjang yang diduga disertai angin puting beliung, beberapa kerusakana bangunan dilaporkan. (CAMAT MARATUA UNTUK BERAU POST)

MARATUA
– Angin kencang yang melanda Pulau Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, pada Selasa (11/2) dini hari, mengakibatkan kerusakan sejumlah bangunan, termasuk kantor kecamatan dan  sekolah dasar.

Hingga saat ini, petugas masih melakukan pendataan terhadap dampak yang ditimbulkan.

Camat Maratua, Ariyanto, mengungkapkan bahwa angin kencang mulai terjadi sekitar pukul 04.30 WITA, disertai hujan deras.

“Angin kencang biasa terjadi, tapi karena kejadiannya dini hari, kami kurang tahu apakah ada puting beliung atau tidak. Saya sempat keluar mengecek, tapi tidak bisa berjalan di luar karena angin sangat kuat,” ujarnya.

Salah satu bangunan yang terdampak cukup parah adalah kantor kecamatan.

“Kerusakan terjadi di bagian tengah dan teras belakang kantor, atapnya terbang hingga ke jalan antara kantor dan pendopo,” tambah Ariyanto.

Selain kantor kecamatan, sebuah sekolah dasar di Teluk Harapan juga mengalami kerusakan.

“Atapnya terbang terbawa angin. Saat ini, kami masih menunggu laporan lengkap karena proses evakuasi masih berlangsung,” jelasnya.

Sejumlah rumah warga juga dilaporkan mengalami kerusakan, namun pihak kecamatan masih menunggu data pasti.

“Hingga sekarang kami belum mendapat informasi pasti rumah siapa saja yang terdampak. Hari ini hujan masih turun, meskipun tidak sekeras tadi subuh,” katanya.

Ariyanto menduga angin kencang yang terjadi kemungkinan merupakan puting beliung, meskipun hal itu sulit dipastikan karena terjadi pada malam hari.

“Sepertinya mungkin ada puting beliung, tapi karena gelap, kami tidak bisa melihat jelas,” ucapnya.

Saat ini, pihak kecamatan masih fokus membersihkan puing-puing di kantor dan berkoordinasi dengan kepala kampung untuk memastikan kondisi warga.

“Kami masih menunggu laporan dari kakam-kakam, sambil melakukan pembersihan di kantor kecamatan,” ungkapnya Ariyanto.

Pemerintah setempat mengimbau warga tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

“Hingga saat ini, kami belum terima informasi apakah ada korban, hanya kerusakan bangunan saja,” pungkasnya. (sen/smi)

Editor : Nurismi
#angin kecang #maratua