Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Pemenuhan RKB Jadi Prioritas Tahun Depan

Muhammad Sholehudin Al Ayubi • Rabu, 27 November 2024 | 11:26 WIB
BAKAL DIPENUHI: Pembangunan fasilitas RKB untuk SD dan SMP akan menjadi prioritas bagi Pemkab Berau untuk direalisasikan tahun depan.
BAKAL DIPENUHI: Pembangunan fasilitas RKB untuk SD dan SMP akan menjadi prioritas bagi Pemkab Berau untuk direalisasikan tahun depan.

TANJUNG REDEB - Pembangunan ruang kelas baru (RKB) di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan menjadi prioritas pemenuhan fasilitas pendidikan tahun depan. Khususnya sekolah yang berada di wilayah perkotaan.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, Mardiatul Idalisah menyampaikan, pihaknya akan memaksimalkan anggaran yang ada untuk pembangunan RKB serta fasilitas pendukung lainnya seperti perpustakaan dan pagar. Prioritas tersebut masih sama dengan tahun lalu, sebab pemenuhan tersebut direalisasikan secara bertahap tergantung porsi anggaran yang ada.

“Kalau dananya mencukupi, tentu yang pertama menjadi prioritas untuk fasilitas pendidikan adalah pemenuhan RKB,” terangnya.

Disebutnya, satuan pendidikan yang paling banyak membutuhkan RKB adalah sekolah yang ada di perkotaan. Lantaran pertambahan penduduk yang cukup banyak. Apalagi hadirnya ibukota nusantara (IKN) menurutnya cukup memengaruhi pertumbuhan penduduk di Kabupaten Berau. 

"Karena penduduk semakin banyak, sehingga RKB yang dibutuhkan juga lebih banyak. Seperti di SD 014 Tanjung Redeb dan SD 01 Sambaliung, kekurangannya akan dituntaskan menggunakan anggaran tahun depan,” ungkapnya. 

Pada beberapa RKB di sekolah, tahun ini masih dibangunkan strukturnya, sehingga perlu segera diselesaikan. Beberapa SD bahkan harus membagi kelas dalam dua shift untuk mengatasi kekurangan ruang kelas. Secara bertahap Disdik Berau akan terus memenuhi kebutuhan yang sangat penting itu.

“Seperti SD 01 Tanjung Redeb masih kurang sembilan lokal, sehingga harus dua shift. Tapi sekolah lain yang lain sudah ada yang terpenuhi, jadi tidak perlu dua shift lagi,” ungkapnya.

Dibeberkannya, tahun depan SMP 5 Tanjung Redeb yang belum lama ini terbakar juga akan menjadi prioritas untuk dibangunkan RKB. Begitu juga untuk Kelurahan Rinding, SMP 1 Teluk Bayur akan ditambah RKB lagi. Pihaknya belum ada rencana penambahan sekolah baru.

“Karena sebenarnya SMP 1 Teluk Bayur itu cukup luas, masih  mampu untuk menampung pelajar. Mereka juga bisa sekolah ke SMP 5 Tanjung Redeb yang dekat,” katanya.

Untuk penambahan satu RKB, dijelaskannya nilainya bisa berbeda-beda, tergantung luasannya. Rata-rata untuk satu kelas bisa mencapai Rp 300 juta untuk TK dan SD, dan ruang kelas SMP mencapai Rp 350 juta.

“Nilai itu kalau tidak bertingkat ya. Kalau ruang kelas tingkat, bangunan fondasinya tentu lebih mahal,” ungkapnya. 

Pemenuhan fasilitas pendidikan itu juga menjadi perhatian Anggota Komisi III DPRD Berau, Ratna. Dikatakannya masih banyak fasilitas di bidang pendidikan yang masih kurang. Pun beberapa fasilitas yang sudah ada, perlu perbaikan.

“Ke depan ini harus dimaksimalkan penganggaran dalam bidang pendidikan. Sesuai amanat undang-undang (UU) sebesar 20 persen dari APBD,” terangnya.

Hal itu juga perlu mempertimbangkan dengan cermat anggaran yang diajukan untuk memastikan pembangunan dan pemenuhan fasilitas dapat berjalan lancar. “Apalagi APBD kita saat ini cukup tinggi, tentunya harus dimanfaatkan dengan maksimal untuk sektor pendidikan,” pesannya. (*/aja/arp)

 
Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi
#berau #pendidikan #RKB #sekolah