Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Pembukaan Rute Penerbangan Berau-Makassar bak Angin Segar Kembali Berembus Kencang

Muhammad Sholehudin Al Ayubi • Jumat, 22 November 2024 | 12:53 WIB
RUTE BARU: Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, menjanjikan akan membantu upaya pembukaan rute penerbangan baru dari Bandara Kalimarau menuju Bandara Maratua dan Makassar, Sulawesi Selatan.
RUTE BARU: Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, menjanjikan akan membantu upaya pembukaan rute penerbangan baru dari Bandara Kalimarau menuju Bandara Maratua dan Makassar, Sulawesi Selatan.

TANJUNG REDEB – Dalam mendukung pengembangan konektivitas dan pertumbuhan perekonomian di Berau, Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Kalimarau, Ferdinan Nurdin, melaksanakan audiensi dengan Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, di Jakarta, Rabu (20/11).

Dalam pertemuan tersebut, Ferdinan menyampaikan tiga surat kepada Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, yaitu surat permohonan dukungan pengoperasian rute Makassar-Kalimarau-Maratua sebagai rute penerbangan baru. Kemudian permohonan penetapan Bandara Kalimarau sebagai Bandara Internasional Khusus Kargo, serta surat dukungan penyelenggaraan event nasional dan internasional di Kabupaten Berau.

Pengoperasian rute itu diharapkannya dapat menurunkan inflasi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan sejalan dalam mendukung program strategis nasional terkait penurunan harga tiket pesawat terkhusus untuk dari dan menuju Makassar.

Permohonan Bandara Kalimarau sebagai Bandara Internasional Khusus Kargo, kata Ferdinan, bertujuan untuk meningkatkan traffic kargo baik nasional maupun ekspor, dalam rangka optimalisasi National Logistic Ecosystem (NLE) sebagaimana diatur dalam Instruksi Presiden (Inpres) 5/2020, dengan harapan dapat menurunkan inflasi dan meningkatkan daya beli masyarakat dalam memangkas bisnis proses, waktu, serta biaya yang dibutuhkan dalam hal proses logistik di Indonesia.

Ferdinan juga memaparkan progres strategis pengoperasian rute penerbangan Kalimarau-Maratua pergi pulang (PP), yang telah mendapatkan izin Direktur Jenderal Perhubungan Udara (Dirjen Hubud). Penerbangan ini diharapkan dapat segera dioperasikan oleh Wings Air dari Lion Group, mengingat kebutuhan peningkatan mobilitas masyarakat menjelang peak season atau pekan padat di bulan Desember mendatang.

“Syukur Pak Akmal Malik mendukung penuh usulan-usulan tersebut. Beliau menyatakan kesiapannya untuk secara aktif berkoordinasi langsung dengan pihak maskapai penerbangan dalam mendukung pengoperasian rute Kalimarau-Makassar,” terangnya.

Rute ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan mayoritas masyarakat Berau yang berasal dari Sulawesi Selatan, sekaligus menekan harga tiket pesawat demi meningkatkan daya beli masyarakat sesuai target Presiden Prabowo Subianto melalui arahan strategis kepada Kementerian Perhubungan dan Kementerian BUMN dalam penurunan harga tiket pesawat.

Untuk rute Kalimarau-Maratua dikatakan Ferdinan, Akmal Malik juga berkomitmen terlibat langsung dengan memimpin rapat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dan para pelaku usaha resor untuk menyusun skema block seat, hal ini untuk memastikan tingkat okupansi penerbangan.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said juga mengaku telah mendapat laporan terkait upaya pembukaan rute penerbangan Berau-Makassar. Dirinya juga berharap rute tersebut segera terealisasi, sehingga bisa mengakomodir kebutuhan penerbangan dari Berau menuju Makassar, Sulawesi Selatan secara langsung.

“Semoga rute tersebut bisa segera terealisasi, karena kalau ke Jogjakarta, Surabaya dan Jakarta sudah, tetapi ke Makassar kebutuhannya juga tinggi,” tuturnya. (sen/sam)

 
Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi
#berau #penerbangan #bandara kalimarau #rute