Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Maratua dan Kakaban Akan Jadi Wisata Premium

Muhammad Sholehudin Al Ayubi • Jumat, 1 November 2024 | 13:40 WIB
WISATA PREMIUM: Pulau Maratua dan Kakaban diproyeksikan Penjabat Gubernur Kaltim Akmal Malik menjadi wisata premium.
WISATA PREMIUM: Pulau Maratua dan Kakaban diproyeksikan Penjabat Gubernur Kaltim Akmal Malik menjadi wisata premium.

MARATUA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) berencana menjadikan wisata Maratua dan Kakaban sebagai wisata premium.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Ilyas Natsir mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus berbenah. Bahkan konsep tersebut sudah terpetakan oleh Disbudpar Berau.

“Ya itu luar biasa, kami sudah konsepkan juga,” terangnya, Kamis (31/10).

Untuk merealisasikan rencana itu, Disbudpar Berau juga terus meningkatkan hal-hal penunjang, satu di antaranya terpenting adalah Sumber Daya Manusia (SDM).

Kata Ilyas, salah satu komponen penting dalam peningkatan kapasitas SDM, adalah pembelajaran atau pelatihan kemampuan komunikasi menggunakan bahasa asing.

Dikarenakan Maratua, Derawan bahkan Kakaban objek wisatanya akan tertuju pada wisatawan asing, maka komunikasi menggunakan bahasa internasional juga diperlukan untuk dikuasai.

“Yang perlu adalah peningkatan SDM, yang kami lakukan adalah melatih masyarakat bisa berkomunikasi dengan wisatawan menggunakan bahasa asing,” terangnya.

Ilyas mengakui, masyarakat kini sudah lebih sadar, bahwa pariwisata adalah subjek yang tidak akan mati dimakan zaman. Pemerintah kampung juga secara mandiri melaksanakan pelatihan dan peningkatan kapasitas SDM.

Selain peningkatan kapasitas SDM di Berau, Ilyas juga menyebut, akan ada konsep pembatasan kunjungan wisatawan. Karena kunjungan yang membeludak, justru mengancam keberadaan dari ubur-ubur yang ada. Tentu, pembatasan wisatawan ini akan menjadi branding baik, selain menjaga ekosistem biota laut tetap terjaga kelestariannya.

“Tentu penginapannya harus dikelola sedemikian rupa, orang jadi betah dan membuat kenangan yang baik,” terangnya.

“Tentu kami iringi rencana pemprov, agar ini bisa berhasil,” sambungnya.

Dilansir dari Kaltim Post, Pemprov Kaltim tengah memoles pesona Pulau Maratua dan Kakaban di Kabupaten Berau. 

Menggandeng Pemkab Berau, dua permata yang ada di Bumi Batiwakkal tersebut digadang-gadang bakal menjadi kawasan wisata premium bertaraf internasional.

Pemprov pun berhati-hati dalam memastikan daya tampung dan daya dukung dua gupulau di wilayah Kaltim itu tetap terjaga.

“Dukungan dari masyarakat di Maratua sangat diperlukan. Karena itu perlu mencari tahu hal ideal bagi masyarakat di sana,” ungkap Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik dalam lawatannya ke Berau beberapa waktu lalu.

Monitoring pengembangan Maratua dan Kakaban ini ditempuh berkala agar segala aspek yang diperlukan menjadi kawasan wisata premium terpenuhi, dari infrastruktur yang ramah lingkungan, pengelolaan limbah, hingga pembatasan jumlah wisatawan.

Dengan begitu, ekosistem yang ada di kedua pulau itu bisa terawat dan mampu mengangkat keduanya sejajar dengan destinasi kelas internasional.

Memang, diakui Akmal, menjadikan keduanya sebagai wisata premium bisa membuat dompet para pelancong sedikit menjerit. “Meski harga terbilang tak murah, namun apa yang dihadirkan Maratua dan Kakaban jelas bukan barang murahan,” tukasnya. (sen/arp) 

 
Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi
#pariwisata #derawan #maratua #kakaban