TANJUNG REDEB – Satuan Reserse dan Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Berau melakukan kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan tes urine ke salah satu perusahaan yang berada di Kecamatan Biatan.
Seperti yang dijelaskan Kasat Resnarkoba Polres Berau, AKP Agus Priyanto, kegiatan ini adalah salah satu langkah pihkanya untuk menekan terjadinya peredaran narkoba di lingkungan kerja. Kegiatan yang dihadiri oleh manajemen dan sekitar 207 karyawan tersebut, AKP Agus Priyanto memberikan pembinaan dan penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba serta dampak buruknya terhadap kesehatan, karier, dan kehidupan sosial.
"Kami berharap melalui sosialisasi ini, para karyawan dapat lebih memahami risiko dan bahaya narkoba, serta bersama-sama berkomitmen untuk menjaga lingkungan kerja yang bebas dari narkoba," ujarnya kepada awak media ini.
Selain sosialisasi, dirinya bersama personel pun melakukan tes urine terhadap para karyawan. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan delapan orang karyawan yang positif menggunakan methamphetamine. Temuan ini akan ditindaklanjuti oleh pihak berwenang guna memastikan langkah-langkah selanjutnya yang akan diambil.
“Kami akan melakukan koordinasi dengan pihak manajemen untuk langkah rehabilitasi bagi karyawan yang positif narkoba, serta meningkatkan pengawasan internal di perusahaan ini,” katanya.
Sehingga, menurutnya kegiatan ini juga akan terus dilakukan oleh pihaknya. Pasalnya, jangan sampai ada masyarakat khususnya karyawan yang menggunakan barang terlarang tersebut sebagai doping ataupun lain sebagainya.
“Karena kami tidak ingin karena memakai barang terlarang mengakibatkan terjadinya kecelakaan kerja ataupun membahayakan pekerja lain, kami tidak mau hal tersebut terjadi,” harapnya.
Menurut pihaknya sampai saat ini masih terus konsisten dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Berau. Karena, menurut memutus peredaran narkoba adalah salah satu atensi. “Kami akan terus berupaya agar peredaran narkoba di Berau bisa teratasi, jangan sampai ada ruang untuk peredaran barang haram tersebut,” pintanya.
Agus juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Berau agar bisa melaporkan kepada pihak kepolisian jika ada kegiatan atau transaksi narkoba di wilayah masin-masing. Pasalnya, informasi dari masyarakat tersebut sangat dibutuhkan untuk menekan terjadinya peredaran narkoba tersebut.
“Iya (peran masyarakat, red) sangatlah dibutuhkan. Karena informasi dari mereka juga sangat dibutuhkan untuk memutus peredaran narkoba di Kabupaten Berau,” tandasnya. (aky/hmd)
Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi