SAMBALIUNG – Penanganan ruas jalan provinsi menuju wilayah pesisir terus berjalan. Progres penanganannya pun sudah mencapai 80 persen dan akan terus berlanjut hingga akhir tahun ini dan tahun depan.
Kepala Bidang (Kabid) Preservasi Jalan dan Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Junaidi menyampaikan, perbaikan jalan menuju pesisir Berau menyisakan sedikit pekerjaan. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Bidang Bina Marga PUPR Kalimantan Timur, sebab status jalan tersebut merupakan milik Pemprov Kaltim.
“Beberapa titik yang masih tersisa dan belum disentuh perbaikan, dipastikan akan tuntas di APBD-P 2024 dan anggaran murni tahun depan,” terangnya.
Ia menjelaskan, terdapat penanganan rigid sepanjang 3,5 km di Gunung Padai yang belum tuntas. Setelah dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) APBD-P disetujui, pihaknya akan langsung memulai pekerjaan. Sedangkan sisanya sekitar 2,5 km bakal ditangani pada APBD tahun depan.
“Itu sudah masuk dalam usulan kami untuk diperbaiki. Semoga saja disetujui dan jalan menuju pesisir bisa mulus,” tuturnya.
Selain itu, ada juga perbaikan jalan dari Kecamatan Biatan menuju Bidukbiduk. Pekerjaan fisiknya bakal dilakukan tahun ini menggunakan APBD-P 2024. Namun, ia memastikan kerusakan yang cukup parah sudah hampir tertangani semua.
“Jadi saat ini tersiksa yang rusak ringan saja, meskipun ada beberapa titik yang rusak cukup parah,” ujarnya.
“Penanganannya jalan provinsi menggunakan material rigid pavement dan aspal. Sedangkan, khusus untuk penanganan jalan kabupaten menggunakan aspal,” sambungnya. Selain jalan provinsi, kerusakan jalan kabupaten dari simpang Lenggo Batu Putih menuju Tekuk Sulaiman Bidukbiduk juga menyisakan beberapa titik jalan yang rusak ringan.
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said mengapresiasi, perhatian Pemprov Kaltim dalam perbaikan jalan, khususnya di Berau. Pekerjaan tersebut menurutnya turut mendukung pertumbuhan pariwisata Berau. Mengingat daerah pesisir menjadi salah satu wisata unggulan di Berau.
“Semoga perbaikan jalan di pesisir dapat segera tuntas. Agar dapat mempersingkat waktu perjalanan bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung,” harapnya. (*/aja/arp)